logo alinea.id logo alinea.id

Muslihat para influencer nakal

Negara-negara di Asia, seperti India, Jepang, dan Indonesia merupakan pasar terkemuka penipuan di Instagram.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Jumat, 02 Agst 2019 22:26 WIB
Muslihat para influencer nakal

Kecurangan yang dilakukan para influencer nyata ada. Menurut hasil riset perusahaan rintisan asal Swedia A Good Company dan HypeAuditor, dikutip dari situs Mumbrella Asia, negara-negara di Asia, seperti India, Jepang, dan Indonesia merupakan pasar terkemuka penipuan di Instagram. Riset ini digagas CEO dan Co-Founder A Good Company, Anders Ankarlid.

Riset ini dilakukan terhadap 1,84 juta akun di seluruh dunia. Amerika Serikat dan Brasil ada di urutan teratas yang terdampak penipuan lewat Instagram.

Sementara India dan Indonesia ada di urutan ketiga dan keempat. Diestimasikan, US$744 juta melayang akibat bot dan followers palsu. Survei ini menyebut, sebanyak 58 juta akun bot dan followers palsu terdapat di India, Indonesia, dan Jepang.

Riset ini menyimpulkan empat temuannya, yakni data pengguna aktif Instagram per bulan jumlahnya berlebih hingga 45%; ukuran pasar bersih pada 2019 adalah US$956 juta, turun 45% dari sebagian besar prediksi jumlah laporan konservatif; banyak brand yang mengeluarkan jumlah uang yang terlalu besar untuk memburu engagement dan like; dan para micro-influencer merupakan pihak yang paling banyak mencurangi sistem.

Sponsored

Sejumlah influencer menggunakan cara-cara nakal untuk menambah daya tarik.