sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Penyerapan stimulus berjalan lamban

Penyerapan anggaran stimulus secara keseluruhan kurang dari 10%.

Fajar Yusuf Rasdianto
Fajar Yusuf Rasdianto Jumat, 26 Jun 2020 20:17 WIB
Penyerapan stimulus berjalan lamban
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 68079
Dirawat 33135
Meninggal 3359
Sembuh 31585

Realisasi stimulus fiskal untuk penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) tercatat masih rendah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan hal ini disebabkan masih adanya tantangan di level operasional dan proses administrasi.

Secara total, pemerintah menggelontorkan dana Rp695,2 triliun untuk program PEN. Penyelamatan UMKM menjadi salah satu sektor yang mendapat porsi alokasi anggaran terbesar yakni Rp123,46 triliun, di bawah dana perlindungan sosial Rp203,9 triliun.

Rinciannya, dana subsidi bunga Rp35,2 triliun, restrukturisasi Rp78,7 triliun, belanja Imbal Jasa Penjaminan (IJP) Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp5 triliun, penjaminan modal kerja Rp1 triliun, Pajak Penghasilan (PPh) final Rp2,4 triliun, serta pembiayaan investasi kepada koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Rp1 triliun

Namun sayangnya, hingga Selasa (16/6), realisasi stimulus UMKM ternyata masih jauh dari kata memuaskan. Sri Mulyani menyebut, baru 0,06% atau Rp74,07 miliar dana stimulus yang diserap UMKM dari total target anggaran.

Sponsored

Pemerintah pun menyiapkan berbagai program agar UMKM tetap bertahan di tengah dampak pandemi Covid-19. Salah satunya, membuka peluang bagi UMKM untuk masuk ke pasar pengadaan barang dan jasa (PBJ) kementerian/lembaga.

Alinea.id mengulas strategi pemerintah membuka jalan bagi UMKM dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah disini.
Stimulus fiskal yang digelontorkan pemerintah belum terserap maksimal. Alinea.id/Dwi Setiawan.

Berita Lainnya