sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Relaksasi lockdown di berbagai negara

Seiring dengan menurunnya jumlah kasus positif Covid-19, sejumlah negara mulai berani melonggarkan aturan-aturan terkait lockdown.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Minggu, 17 Mei 2020 07:46 WIB
Relaksasi lockdown di berbagai negara
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 28818
Dirawat 18129
Meninggal 1721
Sembuh 8892

Seiring dengan menurunnya jumlah kasus positif Covid-19, sejumlah negara mulai berani melonggarkan aturan-aturan terkait lockdown atau karantina wilayah. Di Prancis misalnya, toko-toko, kantor, dan sekolah mulai dibuka kembali. Hal serupa juga terjadi di Jerman, Italia, dan sejumlah negara Eropa lainnya. 

Di Asia, China bahkan memutuskan untuk tak lagi menerapkan lockdown di Kota Wuhan, asal virus Covid-19. Senada, Korea Selatan juga melonggarkan kebijakan karantina wilayah dengan membuka kembali sekolah-sekolah, restoran, dan gedung-gedung perkantoran. 

Namun demikian, kebiakan merelaksasi lockdown di sejumlah negara berujung blunder. Di Jerman, kasus positif Covid-19 meningkat setelah relaksasi diberlakukan. Sumber penularan berasal dari kasus positif Covid-19 di tempat penjagalan hewan. 

Begitu pula di Korea Selatan. Awal Mei lalu, pemerintah Korsel menutup kembali bar-bar dan restoran setelah terjadi lonjakan kasus positif Covid-19. Lonjakan itu dipicu penularan dari orang-orang yang diketahui sering mengunjungi klub malam. 

Sponsored

Infografik Alinea.id/Hadi Tama

Berita Lainnya