sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Zakat turut bermanfaat atasi dampak pandemi

Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) diharapkan dapat bersanding dengan bantuan sosial pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.

Syah Deva Ammurabi
Syah Deva Ammurabi Jumat, 15 Mei 2020 22:18 WIB
Zakat turut bermanfaat atasi dampak pandemi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 28818
Dirawat 18129
Meninggal 1721
Sembuh 8892

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah merilis fatwa No.23 Tahun 2020 tentang Pemanfaatan Harta Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) untuk Penanggulangan Wabah Covid-19 dan Dampaknya. Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas berharap fatwa tersebut dapat mempercepat penyaluran bantuan untuk penanggulangan pandemi Covid-19 dan masyarakat yang terdampak. 

“Biasanya umat Islam banyak yang membayar zakat di bulan puasa, berarti kan setahunnya (pembayaran zakat mal) di bulan puasa berikutnya. Sementara wabah ini terjadi sebelum puasa. Kemudian timbul pertanyaan, bagaimana membayar zakatnya kan belum haulnya (satu tahun)? Sementara nishabnya sudah sampai,” jelasnya melalui sambungan telepon, Rabu (13/5).

Fatwa yang sama juga menganjurkan pembayaran zakat fitrah di awal Ramadan. Hal ini lantaran banyaknya fakir miskin yang membutuhkan bantuan pangan akibat mata pencahariannya terdampak pandemi Covid-19.

Anwar berpendapat, ZIS dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang belum mendapat bantuan sosial (bansos) pemerintah selama pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pengurus Rukun Tetangga (RT) dan takmir masjid perlu berkoordinasi agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

Sponsored

Artikel selengkapnya dapat dibaca disini.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa MUI No.23 Tahun 2020 tentang Pemanfaatan Harta Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) untuk Penanggulangan Wabah Covid-19 dan Dampaknya pada 16 April 2020 lalu. Alinea.id/Dwi Setiawan.

Berita Lainnya