sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Prabowo sebut paramedis pahlawan, Anies: Maka perlu didukung

Salah satu dukungan yang diberikan dengan kelengkapan fasilitas keamanan dalam menjalankan tugasnya.

Ardiansyah Fadli Akbar Ridwan
Ardiansyah Fadli | Akbar Ridwan Senin, 23 Mar 2020 14:54 WIB
Prabowo sebut paramedis pahlawan, Anies: Maka perlu didukung
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2092
Dirawat 1751
Meninggal 191
Sembuh 150

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, menilai dokter dan perawat adalah pahlawan pada saat ini. Ihwal itu disampaikan tidak lepas dari pandemi coronavirus atau Covid-19 yang juga melanda Indonesia.

Itulah sebabnya Prabowo mengaku sangat menghargai kinerja para dokter dan perawat pada saat ini, karena berjuang mengobati pasien Covid-19. Bahkan, di antara mereka ada yang menjadi korban.

"(Kita) sangat-sangat menghargai para dokter dan perawat. Pahlawan sekarang adalah mereka. Mereka sudah ada yang (jadi) korban," kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (23/3).

Dia menambahkan pada situasi perang terbuka, tentara yang berada di garis depan merupakan pahlawan. Akan tetapi, dalam situasi ini, paramedis yang memasang badan paling depan merupakan pahlawan.

Atas dasar itu, Prabowo tidak ragu mengatakan paramedis adalah pahlawan bangsa. "Kalau dulu dalam perang terbuka, mungkin tentara di garis depan. Sekarang dokter pahlawan bangsa. Jadi kita sangat menghormati mereka. Kita akan bekerja keras untuk mereka. Mendukung mereka," jelas dia.

Pada Jumat (20/3), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, 25 tenaga medis di Jakarta dinyatakan positif Covid-19, satu di antaranya meninggal dunia.

Sementara itu, Jumat (20/3), pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp6,1 triliun untuk tenaga medis berupa asuransi dan santunan sebagai kompensasi, karena telah berjuang di garis depan dalam menanggulangi pandemik Covid-19.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri, telah menerima 40.000 Disposable Protective Coverall atau merupakan salah satu kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan wabah Covid-19 di wilayah ibu kota. Pakaian tersebut diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sponsored

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemprov DKI akan mendistribusikan pakaian tersebut ke seluruh Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 serta sejumlah fasilitas kesehatan (Faskes) di wilayah DKI Jakarta.

"Alhamdulilah tengah malam (tadi) di balai kota diturunkan 40.000 Coverall kelengkapan APD. Coverall itu untuk pakaiannya. Kalau APD lengkap itu, ada sarung tangan, masker, tutup untuk mata," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (23/03).

Anies menjelaskan tenaga medis yang menangani kasus Covid-19 di rumah sakit sangat rentan tertular virus tersebut. Tenaga medis menjadi garda terdepan dalam merawat dan menyembuhkan pasien tertular Covid-19, sehingga perlu didukung dengan kelengkapan fasilitas keamanan dalam menjalankan tugasnya.

"Insya Allah, dengan adanya kelengkapan ini, bisa membantu sejumlah petugas yang berada di garda terdepan, (guna) memastikan mereka tidak terpapar. Alat-alat ini menjadi sangat penting sekali," jelasnya," lanjutnya.

Pemprov DKI akan mengatur distribusi pakaian tersebut secara proporsional. Coverall itu tidak hanya dibagikan kepada tenaga medis di RS rujukan tetapi kepada seluruh tenaga kerja medis lain, termasuk di puskemas yang menangani kasus Covid-19.

"Kami akan langsung kirim ke seluruh rumah sakit rujukan, fasilitas kesehatan yang menangani atau pasien atau orang dalam pemantauan atau pasien dalam pengawasan di DKI Jakarta," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Provinsi DKI Jakarta Widyastuti, mengatakan, telah berkoordinasi dengan tim di rumah sakit rujukan Covid-19 untuk mendistribusikan Coverall tersebut.

"Hari ini mendapat distribusi Coverall dan pembagiannya dilakukan di balai kota," kata Widyastuti, Senin (23/3).

"Kami pastikan semua petugas kesehatan aman dan terlindungi dari paparan Covid-19," ujar Widyastuti.

Pakaian Coverall tersebut akan didistribusikan kepada sejumlah pihak yaitu:

1. RSPI Sulianti Saroso

2. RSPAD Gatot Subroto

3. RSUP Persahabatan

4. RSUP Fatmawati

5. RS Umum Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto

6. RSAL Mintoharjo

7. RSUD Pasar Minggu

8. RSUD Cengkareng

9. RSUD Duren Sawit

10. RS Pelni

11. RSUD Tarakan

12. RSUD Koja

13. Labkesda

14. AGD

15. Wisma Atlet

16. 44 puskesmas

17. Enam Sudinkes

18. Dinas Kesehatan

19. 47 rumah sakit pendukung
 

Sanksi bagi kaum Covidiot

Sanksi bagi kaum Covidiot

Sabtu, 04 Apr 2020 13:20 WIB
Kalut Covid-19 di tangan Luhut

Kalut Covid-19 di tangan Luhut

Jumat, 03 Apr 2020 13:12 WIB
Berita Lainnya