sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

1.577 pasien Covid-19 dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

Untuk pasien yang positif Covid-19 di RSKI Pulau Galang, sebanyak 10 orang dan pasien suspek 40 kasus.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Jumat, 24 Jul 2020 11:37 WIB
1.577 pasien Covid-19 dirawat di Wisma Atlet Kemayoran
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 130718
Dirawat 39017
Meninggal 5903
Sembuh 85798

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami penambahan 120 orang pasien positif Covid-19. Sehingga, terjadi peningkatan dari sebelumnya 1.469 orang menjadi 1.577 pasien.

Hingga hingga Jumat (24/7) pukul 08.00 WIB, merawat sebanyak 1.555 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 atau bertambah 120 orang dari hari sebelumnya, yakni 1.435 pasien.

"Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di RSD Wisma Atlet, hingga Jumat (24/7) pukul 08.00 WIB berjumlah 1.555 pasien, bertambah 120 orang," ujar Perwira Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat.

Sementara, pasien berstatus suspek saat ini berjumlah 22 orang, berkurang 12 orang dari hari sebelumnya yakni sebanyak 34 orang.

Secara keseluruhan, jumlah pasien yang menjalani rawat inap di RSD Wisma Atlet Kemayoran berjumlah 1.577 orang, terbagi atas 874 pria dan 703 wanita. "Pasien rawat inap bertambah 108 orang, semula 1.469 orang menjadi 1.577 orang," kata Aris.

Selain itu, jumlah pasien yang berada di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang sebanyak 50 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 32 pria dan 18 wanita. Untuk pasien yang positif Covid-19 sebanyak 10 orang dan pasien suspek sebanyak 40 orang.

"Pasien rawat inap berkurang satu orang, semula 51 orang menjadi 50 orang. Pasien Covid-19 sebanyak 10 orang dan pasien suspek berkurang satu orang, semula 41 orang menjadi 40 orang," ujarnya.

Sementara itu, data total jumlah ABK dan pekerja migran yang telah pulang kembali ke Indonesia hingga saat ini tercatat 62.102 orang, sebanyak 3.189 orang masih dikarantina, sedangkan 58.913 orang lainnya telah diperbolehkan pulang.

Sponsored
Berita Lainnya