sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

12 calon wakil menteri dipanggil ke Istana

Para calon wakil menteri yang dipanggil berasal dari berbagai latar belakang.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Jumat, 25 Okt 2019 10:16 WIB
12 calon wakil menteri dipanggil ke Istana
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Sejumlah calon wakil menteri yang akan memperkuat Kabinet Indonesia Maju sudah tiba di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Mereka akan dilantik siang ini oleh Presiden Joko Widodo.

Prosesi pelantikan dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB. Menurut juru bicara Presiden Fadjroel Rachman, mereka akan bertugas di 11 kementerian.

"Ada putra Dayak, putra Papua, dan putra Sulawesi Utara," kata Fadjroel, Jumat (25/10).

Menurutnya, Presiden Jokowi sudah mengundang 12 putra-putri terbaik Indonesia ke Istana Merdeka. 

Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin dan Bendahara Umum Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Sakti Wahyu Trenggono, sudah tiba di Istana.

Putri Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoe, Angela Tanoesoedibo, dan Wakil Ketua Umum MUI sekaligus politikus PPP Zainut Tauhid, menyusul kemudian. 

Selanjutnya, hadir politikus PSI Surya Candra dan mantan Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo. Ada juga Duta Besar Indonesia untuk AS, Mahendra Siregar, Dirut Bank Mandiri Kartika Wiryoadmodjo, dan Pejabat Badan Restorasi Gambut (BRG) Aloe Dohong.

Sponsored

Ketua Umum relawan Pro Jokowi, Budi Arie Setiadi, Politikus Golkar Jerri Sambuaga, dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara, juga hadir di kompleks Istana. 

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan, para wakil menteri yang ditunjuk akan memiliki kompetensi yang diperlukan untuk mendukung kerja kementerian yang menjadi tempatnya bekerja. 

Dia tak mempersoalkan jumlah wakil menteri di setiap kementerian. Hal yang ditekankan Jokowi, adalah agar setiap wakil menteri dapat memaksimalkan kinerja kementeriannya masing-masing. 

""Kalau menteri membutuhkan wamen sampai tiga dan itu diperlukan ya enggak apa-apa, yang paling penting sekali lagi, setiap wamen punya kompetensi yang mendukung kerja para menteri," kata Jokowi di Istana, Jakarta, Kamis (24/10). 

Berita Lainnya