sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

12 produk unggulan Polri dibutuhkan, tapi minim sosialisasi

Hal ini diketahui berdasarkan hasil survei yang digelar Cyrus Network dengan melibatkan 1.230 responden se-Indonesia.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Senin, 21 Jun 2021 13:24 WIB
12 produk unggulan Polri dibutuhkan, tapi minim sosialisasi

Cyrus Network menguji penilaian publik terhadap 12 produk unggulan milik Polri yang mencakup tilang elektronik (electronic traffic law enforcement/ETLE), SIM Online, saluran siaga (hotline) 110, SiberTV, PVP, Program Perumahan Polri, Polri TV/Radio, e-PPNS, Binmas System Online, Aplikasi Sentra Propam Presisi, Aplikasi Dumas Presisi, dan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

Dalam temuannya, Direktur Riset Cyrus Network Fadhli MR mengatakan, masyarakat menilai 12 produk unggulan tersebut dibutuhkan. Namun,masih banyak publik yang belum tahu, karena kurang sosialisasi.

“Dari 12 produk unggulan yang kami ujikan kepada publik, terdapat tiga produk unggulan yang dianggap paling dibutuhkan masyarakat. Sebesar 82,7% masyarakat menilai SIM Online diperlukan, 80,0% masyarakat menyatakan butuh hotline 110, dan 78,8% masyarakat mengaku membutuhkan produk ETLE," katanya dalam paparan hasil survei Cyrus Network, Senin (21/6).

Sementara untuk pengetahuan publik terhadap produk unggulan Polri, Fadhli menyebutkan, terdapat tiga produk unggulan yang paling banyak diketahui publik, yakni ETLE 45,4% responden, SIM Online 43,2% responden, dan sebanyak 24,6% responden mengaku familiar dengan hotline 110.

"Ini disebabkan oleh masifnya sosialisasi produk unggulan tersebut di media elektronik, media online, dan media sosial," ujarnya.

Sedangkan tiga produk unggulan dengan tingkat diketahui publik paling rendah, kata Fadhli, adalah SP2HP, Aplikasi Dumas Presisi, dan Aplikasi Sentra Propam Presisi dengan masing-masing tingkat popularitas 7,6%, 8%, dan 8,5%.

"Alasan responden tidak mengetahui produk unggulan Polri didominasi oleh alasan kurangnya sosialisasi dan tidak mengikuti perkembangan seputar Polri. Hal tersebut sebenarnya cukup wajar karena beberapa program yang dituju tidak secara langsung bersentuhan dengan masyarakat luas," katanya.

"Temuan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Polri dalam hal sosialisasi agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui produk unggulan tersebut," sambung Fadhli. 

Sponsored

Cyrus Network menggelar survei pada 28 Mei-1 Juni 2021 dengan melibatkan 1.230 responden yang tersebar secara proporsional di 123 desa/kelurahan terpilih di 34 provinsi. Survei dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan (significant level) 95% dan margin of error sebesar sekitar 2,85%.

Berita Lainnya