sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

143.453 spesimen telah periksa dengan real time PCR

Yuri mengaku, telah mengoperasionalkan satu unit laboratorium basis pemeriksa TCM di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Jumat, 08 Mei 2020 17:32 WIB
143.453 spesimen telah periksa dengan real time PCR
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17185
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Ratusan spesimen sudah diperiksa dengan menggunakan alat tes cepat molekuler (TCM) untuk mendiagnosa coronavirus disease 2019 atau Covid-19. Sementara ratusan ribu orang lainnya, telah diperiksa spesimennya dengan alat polymerase chain reaction atau PCR real time.

"Hari ini, ada dua sumber hasil pemeriksaan spesimen yang kami gunakan, ada 143.453 spesimen kami periksa dengan real time PCR yang selama ini sudah berjalan. Sementara, 328 spesimen kami periksa dengan tes cepat molekuler," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (8/5).

Dia menjelaskan, dari jumlah spesimen yang diperiksa itu, terdapat 86 orang yang dinyatakan positif dengan basis pemeriksaan TCM, sementara 103.361 lainnya positif dengan pemeriksaan PCR. "Hasil negatif, 90.151 dengan real time PCR dan 98 orang TCM," tutur Yuri.

Lebih lanjut, Yuri mengungkapkan, pihaknya telah mengoperasionalkan satu unit laboratorium dengan basis pemeriksa TCM di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Bersamaan dengan itu, telah mendistribusikan cartridge pemeriksaan TCM.

Sponsored

"Kami sudah mengirim cartridg untuk operasionalkan lebih dari 15 mesin, yang lainnya yang tersebar di seluruh di Indonesia. Sebagian cartridge, untuk memeriksa sudah di jalan dalam rangka untuk mencapai sasaran yang kami berikan, dan sebagian juga sudah diterima di laboratorium tersebut serta sudah mulai dilaksanakan pemeriksaan," papar Yuri.

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020 16:49 WIB
Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Kamis, 28 Mei 2020 17:45 WIB
Berita Lainnya