sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

3 tahun Anies pimpin DKI: Perlu perbaiki komunikasi dengan partai-DPRD

Pun perlu memperbaiki BUMD yang performanya menurun saat pandemi Covid-19.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Sabtu, 17 Okt 2020 11:28 WIB
3 tahun Anies pimpin DKI: Perlu perbaiki komunikasi dengan partai-DPRD
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 365.240
Dirawat 64.032
Meninggal 12.617
Sembuh 289.243

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, diminta memperbaiki komunikasi politiknya dengan partai dan DPRD sekalipun tiga tahun perjalanan pemerintahannya cenderung kondusif. Mengadakan minum kopi pagi bersama, misalnya.

"Selanjutnya menyerahkan tindak lanjutnya kepada Riza Patria selaku wagub yang memiliki kapasitas politisi dan jam terbang bergumul dengan elite, baik provinsi maupun nasional," ujar Direktur Eksekutif Jakarta Monitoring Network (JMN), Ahmad Sulhy, dalam keterangannya, Sabtu (17/10).

Anies genap tiga tahun memimpin Jakarta per kemarin (16/10). Bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana setelah berhasil menumbangkan petahana dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.

Menurut Sulhy, Anies juga perlu memperkuat badan usaha milik daerah (BUMD) lantaran performanya menurun saat pandemi coronavirus baru (Covid-19). Sehingga, hanya mengandalkan penyertaan modal daerah (PMD) untuk "menyambung napas".

"Saatnya gubernur beserta wagub mengevaluasi secara komprehensif kinerja direksi dan komisarisnya. Jangan-jangan kalau pandemi berlanjut banyak BUMD yang 'gulung tikar'," kata dia.

"Dan apabila tidak diawasi, direksi dan komisaris 'makan gaji buta' tanpa mencari solusi agar tetap fungsi BUMD sebagai penambah PAD," sambungnya.

Catatan terakhir JMN, perlu menggenjot program prioritas pembangunan. Alasannya, masalah klasik Ibu Kota, macam banjir, macet, dan polusi, belum terselesaikan. 

"Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI harus segera melakukan monev (monitoring and evaluation) sambil melakukan penanggulangan yang bisa didukung APBD 2020 mengingat sudah masuk musim penghujan," sarannya.

Sponsored

Kata Sulhy, perlu komunikasi dan koordinasi apik dengan pusat dalam membangun sarana dan prasarana (sapras) fisik penanggulan banjir di sejumlah aliran sungai lantaran tidak semuanya menjadi beban pemprov.

Kendati begitu, dia sesumbar, "Kekompakan gubernur dan wagub akan melancarkan realisasi 23 janji kerja secara paripurna."

Berita Lainnya