sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

35.506 caleg telah lapor kekayaan ke KPK

Mengacu pada peraturan KPU, para caleg terpilih wajib menyampaikan tanda terima laporan LHKPN yang diterbitkan KPK

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Selasa, 28 Mei 2019 15:50 WIB
35.506 caleg telah lapor kekayaan ke KPK
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2273
Dirawat 1911
Meninggal 198
Sembuh 164

35.506 calon legislatif (caleg) telah melaporkan laporan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan data tersebut merupakan total keseluruhan sejak Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) hingga Senin (27/5).

"Jika dihitung total keseluruhan, 35.506 caleg sudah melaporkan LHKPN sampai Senin, 27 Mei 2019," kata Febri, dalam keterangan resmi, Selasa (28/5).

Meski demikian, hanya 74% atau sekitar 26.342 orang yang telah diberikan tanda terima pelaporan LHKPN caleg, dan sisanya sedang dalam proses.

Sejak meja pelayanan tambahan untuk pelaporan LHKPN dibuka KPK di Gedung ACLC, terdapat 685 tamu datang untuk melaporkan LHKPN calon anggota legislatif terpilih. Sebagian besar pelapor sudah melengkapi sejumlah persyaratan. Komisi antirasuah itu juga telah menerbitkan tanda terima pelaporan LHKPN.

"Namun, ada beberapa pelapor yang belum melengkapi surat kuasa, sehingga tanda terima akan diterbitkan setelah semua syarat tersebut lengkap," katanya.

Mengacu pada peraturan KPU, para caleg terpilih wajib menyampaikan tanda terima laporan LHKPN yang diterbitkan KPK. Pengumulan tanda terima itu paling lambat setelah penetapan KPU tentang calon terpilih baik anggota DPR RI, DPD, dan DPRD.

Layanan meja khusus pelaporan LHKPN bagi para caleg masih dibuka sampai Rabu (29/5). "Jadi, dipersilahkan bagi caleg terpilih untuk melaporkan kekayaannya," ujar Febri.

Sponsored
Berita Lainnya