sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

614 WNI-WNA positif Covid-19, Doni Monardo: Padahal bawa dokumen hasil swab

Mobilitas WNI maupun WNA sangat berpotensi tingkatkan angka kasus Covid-19.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Rabu, 31 Mar 2021 12:09 WIB
614 WNI-WNA positif Covid-19, Doni Monardo: Padahal bawa dokumen hasil swab

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mendapat laporan bahwa ada 614 orang dari total 1.974 yang dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melalui dua kali test PCR. Hal itu berdasarkan data warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang tiba di Tanah Air melalui jalur resmi bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sejak akhir Desember 2020 hingga 26 Maret 2021.

“Sampai dengan hari ini, mereka yang dinyatakan positif dari luar negeri setelah melalui dua kali swab PCR ada 614 orang yang positif Covid-19,” jelas Doni dalam keterangan tertulis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (31/3).

“Padahal mereka yang tiba ini membawa dokumen hasil swab negatif,” imbuhnya.

Melihat fenomena tersebut, Doni Monardo mengatakan tidak menutup kemungkinan potensi penularan virus SARS-CoV-2 dapat lebih banyak terjadi di lintas batas seperti yang ada di Kalimantan Utara (Kaltara).

Doni Monardo menyampaikan, mobilitas penduduk, baik WNI maupun WNA sangat berpotensi menjadi penyebab meningkatkan angka kasus Covid-19 apabila tidak ada penanganan khusus wilayah perbatasan.

Untuk itu, Kepala BNPB itu meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengantisipasi penuh dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya potensi penularan Covid-19 dari aktivitas keluar-masuk WNI maupun WNA, khususnya di wilayah Kabupaten Nunukan dan pintu perbatasan lainnya.

“Kita harus antisipasi. Kita harus waspada,” tegasnya.

Terlebih, menurut laporan dan sudah menjadi rahasia umum bahwa masih banyak pintu masuk ilegal atau yang lebih dikenal dengan ‘jalur tikus’ di wilayah Kaltara. Hal itu juga menjadi poin penting untuk segera diantisipasi guna menekan angka kasus Covid-19.

Sponsored

Penularan Covid-19 yang dibawa WNI dan WNA, sambung Doni, dapat berakibat fatal bila berdampak langsung kepada para kelompok rentan dan bagi penderita komorbid atau penyakit penyerta yang ada di rumah.

Dia berharap apa yang telah dilakukan bangsa Indonesia dalam memerangi Covid-19 tidak menjadi sia-sia dan angka kasus dapat dikendalikan. “Jangan sampai kerja keras kita selama satu tahun terakhir ini akhirnya nanti terganggu oleh saudara kita yang tidak bisa kita lakukan proses sesuai ketentuan kekarantinaan,” ucap Doni.

Berita Lainnya