sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Survei: 76,6% masyarakat puas dengan kebijakan pemulihan ekonomi

Penelitian dilakukan terhadap 1.225 responden.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 02 Jan 2021 19:59 WIB
Survei: 76,6% masyarakat puas dengan kebijakan pemulihan ekonomi

Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) melakukan survei terhadap pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Hasilnya memaparkan sebesar 76,6% masyarakat puas atas usaha pemberian bantuan dari pemerintah.

"Angka diketahui dari temuan penelitian terhadap 1.225 responden, sebanyak 76,6 % yang puas, 18,7% tidak puas atas usaha pemulihan ekonomi nasional oleh pemerintah karena tidak ada dampak positif terhadap keadaan ekonomi rumah tangga masyarakat, dan 4,7% tidak menyatakan apa pun," kata Direktur Eksekutif LKPI Arifin Nur Cahyono dalam keterangan tertulis pada Sabtu (2/1).

Jajak pendapat tersebut juga menunjukkan 81,7% responden siap mengikuti program vaksinisasi Covid-19. Arifin mengatakan survei itu dilakukan sejak 20-27 Desember 2020.

"Penentuan sampel dilakukan melalui metode mix-mode karena riset berlangsung di era pandemi Covid-19 yang membatasi untuk melakukan wawancara tatap muka," lanjutnya.

Survei menggunakan petugas wawancara yang telah mengajukan pertanyaan dan mencatat jawaban dari responden. Dia menjelaskan, margin of error kurang lebih sebesar 2,8% dan dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%.

Dalam survei tersebut, responden juga menjawab pertanyaan terkait tingkat korupsi di Indonesia. Hasilnya, 61,8% responden menilai tingkat korupsi di dalam negeri mengalami peningkatan.

Dari hasil survei, 79,8% responden juga menyatakan pelaku korupsi lebih dominan dilakukan oleh kader dan politikus parpol yang ada, baik di pemerintahan maupun legislatif. 

Lebih lanjut, sebanyak 81,9% responden memberikan persepsi korupsi dilakukan oleh kader parpol, serta 50,7% persepsi masyarakat menilai korupsi oleh kader untuk kepentingan pembiayaan parpol, dan 67,7% lainnya untuk pribadi kader parpol tersebut. 

Sponsored

Dari hasil survei, 87,7% responden menyatakan perilaku korupsi yang dilakukan oleh kader parpol akan menjadi penilaian untuk memilih kader parpol dan parpol pengusung pada saat dilakukan pilkada maupun pemilu. 

Survei LKPI lebih jauh mencari tahu terkait parpol yang akan dipilih masyarakath jika pemilu digelar hari ini. Arifin mengaku, peringkat pertama masih partai pemenang Pemilu 2019 yakni PDIP yang meraih 17,8%, disusul Golkar dengan 15,2%.

Sementara itu, posisi ketiga diduduki oleh Partai Demokrat dengan perolehan 10,8%, PKB sebesar 8,8%, Nasdem sebesar 8,1%, serta PKS sebesar 6,9%.

Arifin mengatakan, kasus operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada dua kader parpol memberi dampak signifikan terhadap tingkat pilihan masyarakat terhadap PDIP dan Gerindra.

"Hal ini menunjukkan persepsi korupsi di masyarakat negatif, terutama di masa pandemi. Selain itu, persepsi masyarakat terhadap upaya pencegahan dan penegakan hukum bagi pelaku korupsi semakin negatif," ujarnya.

Berita Lainnya