sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

8 petinggi KAMI ditangkap, 5 ditetapkan tersangka

Kelima tersangka ditahan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Selasa, 13 Okt 2020 15:56 WIB
8 petinggi KAMI ditangkap, 5 ditetapkan tersangka
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 377.541
Dirawat 63.576
Meninggal 12.959
Sembuh 301.006

Polri membeberkan penangkapan delapan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terkait penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Lima orang di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono menyebut, penangkapan di Sumatera Utara (Sumut) dilakukan terhadap empat orang, yakni pada 9 Oktober 2020 ditangkap Ketua KAMI Medan atas nama Khairi Amri. Kemudian, pada 10 Oktober ditangkap Juliana dan Devi. Lalu, 12 Oktober 2020 ditangkap Wahyu Rasari Putri.

"Ditangkap terkait adanya demo Omnibus Law berakhir anarkis di Sumut," kata Awi dalam konferensi pers secara daring, Selasa (13/10).

Awi menjelaskan, keempat orang itu telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.

Dia menambahkan, Direktorat Siber Bareskrim Polri juga melakukan penangkapan terhadap empat orang petinggi KAMI pusat. Ia merinci, penangkapan pertama dilakukan pada 10 Oktober 2020 terhadap Kingkin Adinda di Tanggerang Selatan.

Penangkapan kedua pada 12 Oktober 2020 terhadap Anton Permana di Rawamangun, Jakarta Timur. Kemudian, penangkapan pada dini hari hingga subuh terhadap Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat.

Menurut Awi, dari keempat petinggi KAMI pusat yang ditangkap, hanya Kingkin Adinda yang telah dilakukan penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan, tiga lainnya masih menjalani pemeriksaan. "Hanya satu yang sudah ditahan dan ditetapkan tersangka karena sudah lebih 1x24 jam," ujar Awi.

Awi membeberkan, para tersangka disangkakan menyebarkan ujaran kebencian dengan SARA sesuai pasal 45 A ayat 2 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2016 14 pasal KUHP tentang penghasutan dengan ancaman pidana di atas lima tahun.

Sponsored
Berita Lainnya