sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Aceh rugi Rp538,8 miliar akibat bencana

Mudarat terbesar imbas banjir. Menembus Rp260,1 miliar.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Kamis, 02 Jan 2020 18:51 WIB
Aceh rugi Rp538,8 miliar akibat bencana
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Provinsi Aceh ditaksir merugi sekitar Rp538,8 miliar lebih. Demikian perhitungan Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) setempat akibat bencana yang terjadi selama 2019.

"Jika dibanding 2018, maka pada 2029 ada penurunan. Kerugian akibat bencana alam pada 2018 lebih dari Rp1 triliun," kata Direktur Eksekutif Daerah Walhi Aceh, Muhammad Nur, di Banda Aceh, Kamis (2/1).

Walhi Aceh mencatat, terjadi sebanyak 177 kali bencana selama 2019. Berdampak terhadap 12.255 jiwa di 23 kabupaten/kota.

Kerugian terbesar akibat banjir. Menembus Rp260,1 miliar. Terjadi 45 kali banjir sepanjang 2019.

Berikutnya, empat kali kekeringan dengan kerugian Rp220 miliar. Mudarat mencakup air baku, sawah, dan lahan pertanian.

Lalu, 23 kasus kebakaran hutan dan lahan seluas 317 hektare dan mengakibatkan kerugian Rp31,7 miliar. Sedangkan 49 kali angin kencang dan puting beliung mengakibatkan "buntung" sebesar Rp14 miliar.

Kemudian, 31 erosi atau longsor menyebabkan kerugian Rp9,5 miliar, 13 abrasi Rp3,3 miliar, dan pencemaran limbah dua kali Rp40 juta.

"Bencana serupa juga berpotensi terjadi pada masa mendatang. Karena perambahan hutan, tambang ilegal, proyek energi, hingga ekspansi perkebunan," tutup Nur. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya