sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Mahfud Md akui ada korupsi di Asabri senilai lebih dari Rp10 triliun

Mahfud mendengar informasi dari pejabat terkait yang berwenang dan membenarkan adanya dugaan kuat praktek korupsi di Asabri.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Jumat, 10 Jan 2020 13:35 WIB
Mahfud Md akui ada korupsi di Asabri senilai lebih dari Rp10 triliun

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengungkap adanya dugaan korupsi besar-besaran di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero).

Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu, kasus praktek lancung tersebut tidak kalah fantastis dari dugaan suap di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang turut menjadi sorotan publik.

"Saya mendengar ada isu dugaan korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun," kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

Asabri adalah asuransi sosial dan pembayaran pensiun khusus prajurit TNI, anggota Polri, dan PNS yang berasal dari Kementerian Pertahanan dan Polri.

Untuk menindaklanjuti dugaan korupsi di Asabri, dalam waktu dekat ia akan memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir. Tetapi, Mahfud tidak memberitahu secara pasti kapan waktunya.

"Saya akan mengundang Bu Sri Mulyani sebagai penyedia dana dari negara dan Pak Erick Thohir sebagai Menteri BUMN karena itu (Asabri) masuk BUMN," jelas Mahfud.

Terkait pelakunya, dia belum bisa menjelaskan lebih jauh. Saat ini, kata Mahfud, baru mendengar informasi dari pejabat terkait yang berwenang dan membenarkan adanya dugaan kuat praktek korupsi di Asabri.

"Kalau iya (ada korupsi) jangan dibiarkan. Mari kita giring proses hukum ini supaya diungkap. Enggak usah berspekulasi, si A terlibat, ini dari istana, enggak ada itu. Pokoknya Presiden (Joko Widodo) sudah memerintahkan gebuki korupsi, jangan ditutup-tutupi," tegas dia.

Sponsored
Berita Lainnya