sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Anggota Polri dilarang anut hedonisme dan pamer barang mewah

Polri meminta jajarannya untuk bersikap sederhana dalam keseharian.

Christian D Simbolon
Christian D Simbolon Minggu, 17 Nov 2019 19:19 WIB
Anggota Polri dilarang anut hedonisme dan pamer barang mewah

Mabes Polri menerbitkan Surat Telegram bernomor ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019. Surat telegram itu berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri.

Surat telegram itu ditandatangani oleh Kadivpropam Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo. "Ya, benar," kata Irjen Listyo Sigit saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (17/11).

Disebutkan dalam surat telegram itu, Polri meminta jajarannya untuk bersikap sederhana sejalan dengan cita-cita mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih.

Polri juga meminta para pegawai negeri di lingkungan Polri untuk bersikap antikorupsi dan menerapkan pola hidup sederhana untuk mewujudkan pegawai negeri yang profesional dan bersih.

Sejumlah poin pola hidup sederhana yang harus dipedomani, yakni tidak menunjukkan, memakai, dan memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari, baik di kedinasan maupun di ruang publik. Personel kepolisian juga diminta mengadopsi gaya hidup sederhana.

"Tidak mengunggah foto dan video pada media sosial yang menunjukkan gaya hidup hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial, menyesuaikan norma hukum, kepatutan, kepantasan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal dan menggunakan atribut Polri yang sesuai untuk penyamarataan," tulis surat telegram itu.

Terakhir, menurut Listyo, para pimpinan, kepala satuan wilayah dan perwira juga diminta memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik dengan tidak memperlihatkan gaya hidup hedonis. 

"Terutama bagi Bhayangkari dan keluarga besar Polri. Akan dikenakan sanksi tegas bagi anggota Polri yang melanggar," kata pria yang digadang-gadang bakal diangkat menjadi Kabareskrim Polri itu.

Sponsored


Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane menyambut baik imbauan perilaku hidup sederhana bagi anggota Polri. Menurut dia, surat telegram itu menunjukkan keresahan di internal Polri terhadap gaya hidup yang tidak wajar dari sebagian anggotanya.

"Hal itu sesuatu yang positif. Selain itu, ada rasa malu terhadap sorotan dan kecaman masyarakat terkait gaya hidup sebagian besar polisi," kata Neta saat dihubungi wartawan.  

Menurut Neta, dengan besaran gaji saat ini, sebenarnya personel Polri tidak bisa bergaya hidup mewah. "Baik di jajaran bawah maupun jajaran atas. Tapi, faktanya banyak polisi yang hidup mewah dengan gaya hidup bak selebriti," kata dia. (Ant)