sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Anies Baswedan bagi-bagi karbol gratis untuk korban banjir

Akan ada kerja bakti di tingkat RW terdampak banjir dari pagi sampai siang.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Minggu, 05 Jan 2020 19:05 WIB
Anies Baswedan bagi-bagi karbol gratis untuk korban banjir

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akan membagi-bagikan karbol, cairan pembasmi kuman atau disinfektan gratis bagi warga terdampak banjir di Ibu Kota.

Anies menjelaskan, pihaknya membagikan cairan antiseptik tersebut untuk membantu masyarakat melakukan proses pembersihan dan rehabilitasi rumah mereka pascabanjir. Cairan pembersih itu nantinya akan didistribusikan langsung melalui puskesmas yang tersebar di seluruh Jakarta.

"Ini kan proses pembersihan dan rehabilitasi. Selanjutnya kami akan mempersiapkan karbol melalui jaringan puskesmas, desinfektan sehingga warga bisa mengambil secara cuma-cuma yang bisa dipakai untuk membersihkan seluruh rumahnya dan lingkungannya," kata Anies di Kampung Makassar, Jakarta, Minggu (5/1).

Menurut Anies, puncak kegiatan pembersihan dan rehabilitasi akan dilaksanakan kerja bakti di tingkat RW mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB. Berdasarkan catatannya, ada 388 RW di Jakarta yang terdampak banjir.

"Di Jakarta ada 2.742 RW dan 388 RW yang kemarin terdampak, kita bekerja. Di tiap RW itu datang kurang lebih 300 orang yang terdiri dari unsur masyarakat, kemudian organisasi-organisasi kemanusiaan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, TNI, polisi dan jajaran pemprov yang bekerja di tempat berbeda-beda. Intinya kita datang, lalu lihat masalahnya dan dikerjakan sampai tuntas. Ini cara kita merehabilitasi pascabanjir," ucap Anies.

Anies mengatakan dirinya berharap adanya proses pemulihan itu bisa segera tuntas dan kondisi Jakarta kembali normal. "Kami berharap kecepatan pemulihan bisa tercapai, walau masih ada genangan, secara umum, hampir semua wilayah yang tergenang saat ini sudah terbebas, sudah surut. Jadi sekarang fasenya rehabilitasi," ucap Anies.

Sebelumnya, akibat hujan deras sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 pagi, banjir terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Akibat banjir itu, ribuan orang terpaksa harus mengungsi. Untuk menanggulangi banjir, Pemprov DKI Jakarta menurunkan 120.000 petugas.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sampai Minggu (5/1) pukul 12.00 WIB, masih ada 18 RW yang terendam banjir. Rinciannya, Jakarta Utara 6 RW, Jakarta Barat 11 RW dan Jakarta Timur 1 RW dengan jumlah pengungsi masih tersisa 4.401 jiwa di 21 lokasi pengungsian. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya