sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Anies diminta optimalkan pemeriksaan SIKM di perbatasan

Pemprov DKI, harus mengerahkan seluruh anggota Satpol PP untuk membantu menjaga perbatasan keluar masuk Jakarta.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Jumat, 29 Mei 2020 13:34 WIB
Anies diminta optimalkan pemeriksaan SIKM di perbatasan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 543.975
Dirawat 71.420
Meninggal 17.081
Sembuh 454.879

Pemprov DKI diminta memperketat pemeriksaan surat izin keluar masuk (SIKM) ke Jakarta. Pasalnya, kata Wakil Ketua DPRD DKI, Zita Anjani, usai lebaran dikhawatirkan akan terjadi lonjakan besar arus balik mudik Lebaran 2020, yang akan memasuki ibu kota.

"Pemprov harus siap, setelah lebaran akan terjadi lonjakan yang besar," kata Zita, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (29/5).

Zita menjelaskan, Pemprov DKI harus mengerahkan seluruh anggota Satpol PP untuk membantu menjaga perbatasan keluar masuk Jakarta. Hal itu, penting guna membantu meringankan tugas aparat kepolisian dan TNI. "Pengawasan di lapangan juga perlu peran Satpol PP, dioptimalkan. Kami, tahu polisi dan TNI diturunkan pemerintah pusat, kalau Satpol PP kami mampu, TNI dan polisi bisa bekerja lebih ringan," ujar dia.

Dengan maksimalnya jumlah penjaga di perbatasan keluar masuk ibu kota, maka penertiban dan penegakan sanksi pada pelanggar dapat dilakukan secara efektif.

Sponsored

"Berapa banyak Satpol PP dan tenaga kesehatan kami yang akan turun untuk implementasi SIKM ini, agar jelas pelaksanaannya. Kasih tau ke publik," ucap dia.

Zita menilai, banyak masyakarat yang meremehkan aturan yang dibuat dan diterapkan oleh pemerintah. Terbukti, saat ini saja di tengah pelarangan mudik terdapat ratusan ribu orang yang masih nakal lakukan mudik lebaran. "Kemarin udah dilarang mudik, tetap aja rame yang mudik. Ini publik butuh tau konsekuensi dan hukumannya seperti apa," katanya.

Selain itu, Zita juga berharap agar Pemprov DKI segera menyempurnakan sistem perizinan SIKM di websitenya. Kata dia, jangan sampai akses untuk mendapatkan SIKM sulit atau eror sehingga banyak masyakarat yang tidak bisa ke Jakarta karena kesalahan sistem.

Berita Lainnya