sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Anies dingin hati respons Pansus Banjir DPRD Jakarta

Pemprov memilih fokus melaksanakan program penanggulangan bah.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Kamis, 27 Feb 2020 15:28 WIB
Anies dingin hati respons Pansus Banjir DPRD Jakarta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2273
Dirawat 1911
Meninggal 198
Sembuh 164

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, enggan memusingkan langkah DPRD yang membentuk Panitia Khusus (Pansus) Banjir. Dirinya lebih fokus siaga dalam menghadapi musim hujan hingga Maret.

"Yang penting pada fase ini, sekarang kita fokusnya siaga. Musim hujan terus berjalan," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/2). 

Dia melanjutkan, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta sedang fokus melaksanakan program-program penanggulangan banjir. Namun, tak diperinci kebijakan yang diambil.

"Semua program-program akan kita jalankan. Sebagian sudah bisa langsung dijalankan. Sebagian perlu waktu. Karena harus menunggu air surut," tuturnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini lalu mengklaim, banjir di 294 Rukun Warga (RW), Selasa (25/2), mulai surut. "Alhamdulillah," katanya.

Ketua DPRD Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, diketahui, menyetujui dan menandatangani pembentukan Pansus Banjir. Alat kelengkapan dewan itu diklaim untuk mencari solusi dalam mencegah dan menangani bah Ibu Kota.

Persetujuan tersebut berdasarkan suratnya kepada sembilan pimpinan fraksi di "Kebon Sirih". Menyusul disepakatinya pembentukan pansus dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Jakarta, 24 Februari.

"Bahwa sesuai hasil Rapat Badan Musyawarah DPRD Provinsi DKI Jakarta tanggal 24 Februari 2020, telah disepakati bahwa DPRD Provinsi DKI Jakarta membentuk Panitia Khusus Banjir," demikian isi poin satu surat Pras, sapaan Prasetio, yang beredar, beberapa saat lalu.

Sponsored

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini pun meminta seluruh fraksi mendelegasikan anggotanya. Untuk duduk sebagai anggota pansus.

Perinciannya: Fraksi PDIP enam orang; Gerindra lima orang; Partai Keadilan Sejahtera (PKS) empat orang; Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan NasDem masing-masing dua orang; serta Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masing-masing satu orang. Total 25 orang.

Berita Lainnya