sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Anies pastikan Formula E Jakarta tetap jalan

Beragam kritik diabaikan. Bak anjing menggonggong, kafilah berlalu.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Jumat, 14 Feb 2020 07:35 WIB
Anies pastikan Formula E Jakarta tetap jalan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersikeras menggelar Formula E. Kendati beragam kritik terus menyerang. Tanpa jeda. Bak anjing menggonggong, kafilah berlalu.

Dirinya menerangkan, balapan jet darat listrik bakal tetap diadakan sesuai rencana. Pada 6 Juni 2020. "Dari seluruh target waktu, tetap," ucapnya di Balai Kota, Jakarta, Kamis (13/2).

Sebagian trek pun melintasi kawasan Monumen Nasional (Monas). Termasuk perencanaan yang hendak dilakukan. "Baik dari ukuran jalannya, konstruksi," ujar dia.

Keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melaksanakan Formula E menuai polemik sedari awal. Seperti mengenai alokasi anggarannya.

Menurut Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Jakarta, Gilbert Simanjutak, dana yang disiapkan pemprov jauh lebih besar daripada Hong Kong. Mencapai dua kali lipat lebih.

Pemerintah setempat hanya mengalokasikan HKD250 juta-300 juta atau setara Rp540 miliar. Sedangkan anggaran yang dikucurkan Pemprov Jakarta Rp1,6 triliun.

Komisi Pengarah (KP) Pembangunan Kawasan Medan Merdeka juga sempat menolak pemanfaatan Monas sebagai arena balap. Dalihnya, ikon Ibu Kota dan Indonesia itu merupakan cagar budaya.

Belakangan, KP menganulir sikap sebelumnya. Namun, pemprov diminta mematuhi beberapa syarat yang diajukan. Macam perencanaan konstruksi lintasan, tribun penonton, dan fasilitas lain mesti sesuai regulasi.

Sponsored

Gayung bersambut, kata berjawab. Anies mengapresiasi keputusan tersebut. "Sehingga, Formula E bisa dilaksanakan di kawasan Monumen Nasional," kata bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini.

Dia mengakui, waktu kian sempit. Apalagi, lintasan harus terbentuk sekitar dua bulan sebelum perlombaan. Karenanya, pemprov hendak bergerak cepat dan mengerahkan "semua sumber daya".

Sementara, baru-baru ini Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jakarta mengklarifikasi surat Anies kepada menteri sekretariat negara (mensetneg)–selaku pimpinan KP. TACB menegaskan, tak pernah memberikan rekomendasi terkait pemakaian Monas sebagai lintasan Formula E.

DPRD pun terus mendorong pemprov mengurungkan niatannya tersebut. Meski telah mengantongi restu pemerintah pusat.

Berita Lainnya