sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Anies sebut commitment fee untuk Formula E tidak hangus

Pemprov DKI melalui Dinas Olahraga telah mengeluarkan anggaran sekitar Rp360 miliar untuk commitment fee kepada penyelenggara Formula E.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Rabu, 11 Mar 2020 13:30 WIB
Anies sebut commitment fee untuk Formula E tidak hangus
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 392.934
Dirawat 61.851
Meninggal 13.411
Sembuh 317.672

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan commitment fee yang telah dibayar untuk ajang Formula E tidak hangus, meski perhelatan ajang balap mobil listrik tersebut ditunda digelar akibat coronavirus (Covid-19). 

Pemprov DKI melalui Dinas Olahraga telah mengeluarkan anggaran sekitar Rp360 miliar untuk commitment fee atau dana yang harus dibayarkan kepada penyelenggara Formula E atau Federation Internationale de l'Automobile (FIA).

"Tidak ada yang hangus. Jadi kalau dari sisi biaya, tidak ada yang hangus," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/3). 

Gubernur Anies secara resmi menunda perhelatan Formula E pada 6 Juni 2020. Ajang tersebut memiliki risiko yang besar bila tetap digelar disaat merebaknya coronavirus di Indonesia. 

Hal itu diketahui dari Surat Pemberitahuan dengan Nomor 117/-1.857.73. Surat itu ditujukan kepada Organizing Committee Jakarta E-Prix yang diberi keterangan Penundaan Formula E. Surat itu ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dibuat pada 9 Maret 2020.

"Mencermati perkembangan Covid-19 di berbagai belahan dunia khususnya di Jakarta, maka penyelenggaraan Formula E yang semula dijadwalkan pada Juni 2020 agar ditunda pelaksanaannya" kata Anies dalam suratnya di Jakarta, Senin (9/3).

Anies melihat risiko yang besar terkait Covid-19 jika pelaksanaan Formula E tetap dilaksanakan. Salah satunya dari wisatawan dari negara luar yang datang ke Jakarta untuk menyaksikan ajang mobil balap bertaraf internasional tersebut. 

"Formula E ini adalah kegiatan yang dihadiri wisatawan intrnasional. Risiko yang mungkin terjadi terlalu besar bagi jakarta, bila begitu banyak wisatawan datang dari negara-negara yang memiliki kasus viruscorona," kata dia. 

Sponsored

Waktu penyelenggaraan Formula E akan kembali dibahas lebih lanjut, kata dia, pemprov sedang fokus memantau perkembangan viruscorona di ibu kota.  

"Demi menjaga warga Jakarta, kami menempatkan kesehatan dan keselamatan sebagai prioritas utama, maka kami memutuskan menunda pelaksanaan Formula E di Juni," kata Anies.

Formula E memang memiliki dampak yang besar terhadap perekonomian di Jakarta. Namun, Anies tidak ingin mengorbankan kesehatan warga hanya demi pencapaian perekonomian. 

"Memang Formula E ini memberikan dampak ekonomi yang besar, tetapi bila mempunyai risiko untuk warga, maka kami tunda," kata dia. 

Keputusan ini telah berkoordinasi dan mendapatkan persetujuan dari Formula E Operations (FEO). Pihak FEO juga akan ikut mengumumkan penundaan Formula E pada Juni 2002 di Jakarta.

Berita Lainnya