sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Anies: Tenaga medis terpapar Covid-19 meningkat, dua meninggal

Hingga Kamis (26/3) jumlah tenaga medis terpapar corona di DKI Jakarta sebanyak 50 orang.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Kamis, 26 Mar 2020 15:59 WIB
Anies: Tenaga medis terpapar Covid-19 meningkat, dua meninggal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1986
Dirawat 1671
Meninggal 181
Sembuh 134

Infeksi coronavirus terhadap tenaga medis di Jakarta terus mengalami peningkatan. Hal ini terjadi seiring meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Ibu Kota. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, hingga Kamis (26/3) jumlah tenaga medis terpapar corona sebanyak 50 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan enam orang yang sebelumnya sebanyak 44 orang.

"Jumlah tenaga medis yang terpapar di Jakarta saja itu sampai 50 orang. Ada dua yang meninggal dan ini terjadi di 24 rumah sakit di seluruh Jakarta," kata Anies dalam konferensi pers di Balaikota Jakarta, Kamis (26/3).

Menurutnya, tenaga medis yang terlibat menangani kasus Covid-19 mengemban tugas sangat berat. Hal itu lantaran mereka juga menanggung risiko besar tertular virus asal Wuhan tersebut.

"Jadi angka itu menggambarkan betapa besarnya risiko tenaga medis,"

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan dukungan penuh terhadap tenaga medis yang sedang berjuang melawan dan menyembuhkan pasien Covid-19. Di antaranya dengan menyediakan sebanyak 700 kamar hotel milik BUMD DKI Jakarta sebagai tempat istirahat bagi tenaga medis. 

Adapun hotel yang akan dioperasikan per hari ini adalah Hotel Grand Cempaka Business. Hotel yang berada di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, akan menampung sebanyak 138 tenaga medis dari RSUD Pasar Minggu dan RSUD Tarakan. Anies menyebut ada 220 kamar dengan 414 tempat tidur yang telah disiapkan di hotel tersebut.

"Selain disiapkan hotel atau tempat tinggal yang nyaman, makanan juga disiapkan," katanya.

Sponsored

Dalam waktu dekat, Pemprov DKI akan menambah tiga hotel lain milik BUMD DKI untuk dijadikan tempat istirahat tenaga medis tersebut. Diharapkan fasilitas yang disediakan dapat memberi kenyamanan bagi para tenaga medis setelah merawat pasien corona.

"Jumlah total 261 kamar tambahan dan 361 tempat tidur. Seluruh fasilitas pendukung di dalamnya disiapkan khusus untuk melindungi dan melayani para tenaga medis," kata Anies. 

Selain itu, Anies menyebut bahwa fasilitas medis Alat Pelindung Diri (APD) dan rapid test yang dimiliki Pemprov DKI akan diprioritaskan untuk tenaga medis.  Hal itu untuk menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga medis agar tidak terpapar Covid-19. 

"Dukungan dari kita semua, semoga dapat meringankan beban para pejuang kemanusiaan ini. Jangan biarkan tenaga medis bertarung sendirian di garda terdepan. lni kerja bersama, kerja kolosal, dan semua perlu terlibat. Mari kita dukung, mari kita bantu. Wujudkan bantuan itu dalam bentuk nyata," kata Anies.

Berita Lainnya