sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bajaj hingga bus listrik bakal ikut karnaval Jakarta Langit Biru 2019

Pemprov DKI Jakarta menargetkan 470 kendaraan listrik ikut serta dalam karnaval Jakarta Langit Biru 2019.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Jumat, 25 Okt 2019 18:42 WIB
Bajaj hingga bus listrik bakal ikut karnaval Jakarta Langit Biru 2019
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 506.302
Dirawat 64.878
Meninggal 16.111
Sembuh 425.313

Pemprov DKI Jakarta menargetkan 470 kendaraan listrik ikut serta dalam karnaval Jakarta Langit Biru 2019. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, ada berbagai jenis kendaraan listrik yang mengikuti acara tersebut.

"Target kita 470 kendaraan. Tapi per hari ini baru ada 315 kendaraan, masih ada dua hari lagi. Panitia masih upayakan, jadi siapa yang mau berpartisipasi punya peluang," kata Saefullah saat konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Jumat (25/10).

Ia mengatakan, kendaraan listrik yang akan memeriahkan karnaval itu adalah sepeda, motor, bajaj, mobil, taksi, dan bus listrik.

Jakarta Langit Biru, kata Saefullah, merupakan karnaval yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pentingnya menjaga kenyamanan lingkungan hidup di DKI Jakarta.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang kampanye kendaraan ramah lingkungan demi mengurangi polusi karbon di Jakarta.

“Karnaval Jakarta Langit Biru juga merupakan bagian dari acara persiapan Jakarta rumah Formula E pada 2020,” kata Saefullah. "Rencananya konvoi ini juga akan diajukan untuk mendapatkan rekor Muri untuk kategori karnaval kendaraan listrik jenis terbanyak.”

Saefullah mengatakan, jarak tempuh rute dalam karnaval itu sepanjang 10 kilometer, dengan durasi sekitar 50 menit.

Pemprov DKI juga ingin membuktikan kendaraan listrik bisa memperbaiki kualitas udara Jakarta. Sehingga, akan ada pengukuran kualitas udara oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Sponsored

"Kita punya alat pengukur kualitas udara berfungsi 24 jam. Kita ukur juga sebelum dan pascakegiatan, atau setiap satu jam Dinas Lingkungan Hidup monitor kualitas udara Jakarta. Supaya grafiknya valid," kata Saefullah.

Kegiatan ini akan diadakan pada 27 Oktober 2019 di Jalan Sudirman dimulai dari Patung Pemuda (Bundaran Senayan) hingga Bundaran Hotel Indonesia, kemudian kembali lagi ke Patung Pemuda.

Kegiatan ini, sebut Saefullah, sekaligus memperingati Hari Listrik Nasional ke-74 dan Sumpah Pemuda ke-91. Sebagai informasi, dalam kegiatan ini Pemprov DKI bekerja sama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Berita Lainnya