sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Banjir landa tiga desa di Aceh Timur

Sebanyak 505 warga terdampak banjir di Aceh Timur.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Rabu, 20 Jan 2021 16:01 WIB
Banjir landa tiga desa di Aceh Timur

Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, pada Rabu (20/1) pukul 08.30 WIB, berujung banjir akibat meluapnya sungai di wilayah setempat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur melaporkan, tinggi luapan sungai pascahujan lebat berkisar antara 20 - 80 sentimeter.

Banjir tersebut juga berdampak pada 505 warga di Desa Alur Nyamuk, Desa Paya Bili Satu, dan Desa Paya Bili Dua di Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Lebih dari 185 unit rumah warga terendam banjir. BPBD Aceh Timur juga mencatat sebanyak 40 warga terpaksa mengungsi.

“BNPB menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga menghadapi musim hujan yang akan terjadi sejumlah wilayah hingga akhir Februari 2021,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya, Rabu (20/1).

BNPB mencatat telah terjadi 154 bencana di Indonesia pada rentang 1-18 Januari 2021. Mulai dari banjir, angin ribut, hingga longsor. Dampaknya, sebanyak 140 jiwa meninggal dunia dan 776 orang luka-luka.

Curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem menyebabkan banjir di beberapa tempat. Di Kalimantan Selatan (Kalsel) misalnya, sebanyak 3.571 rumah di Kabupaten Balangan terendam banjir pada Sabtu (16/1). Bencana alam tersebut mengakibatkan 11.816 warga terdampak dan mengungsi.

Hujan berintensitas tinggi dan air limpahan Sungai Krueng Baro Garo menyebabkan banjir di Kabupaten Pidie, Aceh, pada Senin (18/1), sekitar pukul 03.30 WIB. BPBD setempat mencatat, sebanyak 14 unit rumah terendam banjir, 11.371 orang terdampak, dan 1.080 jiwa mengungsi.

Pun di empat kecamatan di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim) pada Senin (18/1), sekitar pukul 17.00 WIB. Sebanyak 260 rumah terendam banjir dan dua keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.

Hujan berintensitas tinggi disertai longsoran dari gunung pun menyebabkan banjir bandang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Selasa (19/1). Sebanyak 900 jiwa terdampak bencana alam tersebut.

Sponsored

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan ada potensi multibahaya akibat cuaca ekstrem dan bencana alam. Gempa bumi hingga tsunami diprediksi akan terjadi pada Januari-Maret 2021. Bahkan, cuaca ekstrem dan bencana alam berpotensi terjadi bersamaan.

"Puncaknya untuk bencana hidrometeorologi itu dikhawatirkan Januari-Februari," kata Ketua BMKG, Dwikorita Karnawati, saat telekonferensi, Jumat (15/1) lalu.

Berita Lainnya