sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bareskrim akan periksa Rizieq, mantu dan Dirut RS UMMI Jumat

Ketiganya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan menghalang-halangi kerja Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Selasa, 12 Jan 2021 09:16 WIB
Bareskrim akan periksa Rizieq, mantu dan Dirut RS UMMI Jumat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Penyidik Bareskrim Polri akan memeriksa tiga tersangka kasus dugaan menghalang-halangi kerja Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor pada Jumat (15/1). Mereka adalah Direktur Utama Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Andi Tatat; serta Rizieq Shihab dan menantunya, Hanif Alatas.

"(Pemeriksaan) rencananya Jumat," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian, saat dikonfirmasi, Selasa (12/1).

Hingga kini, dirinya belum mengetahui apakah Hanif dan Andi akan memenuhi panggilan pemeriksaan. Kendati demikian, penyidik sudah mengirimkan surat panggilan kepada keduanya.

Andi pun enggan berspekulasi tentang potensi keduanya ditahan seperti Rizieq. "Upaya penahanan akan diputuskan setelah pemeriksaan," ujarnya.

Sponsored

Direksi RS UMMI Bogor, Jawa Barat (Jabar), dilaporkan ke Polres Bogor Kota atas dugaan menghalang-halangi kerja Satgas Covid-19 untuk melakukan tes usap (swab test) kepada Rizieq. Dirut RS UMMI diduga melanggar Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 1984.

Kasus kemudian ditarik ke Bareskrim Polri dengan alasan seluruh kasus berkaitan Rizieq yang berada di berbagai daerah harus ditangani secara bersamaan agar mempermudah proses pengusutan.

Setelah melakukan pemeriksaan saksi dan gelar perkara, Andi Tatat, Rizieq, dan Hanif akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Berita Lainnya