logo alinea.id logo alinea.id

Berhasil dievakuasi, lima pendulang intan ditemukan tewas

Dua pendulang lainnya berhasil selamat dalam peristiwa nahas tersebut.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Selasa, 09 Apr 2019 08:53 WIB
Berhasil dievakuasi, lima pendulang intan ditemukan tewas

Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar bersama Basarnas, TNI, Polri, dan Palang Merah Indonesia, berhasil mengevakuasi lima korban bencana tanah longsor di pendulangan intan semi tradisional di Desa Pumpung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala BPBD Kalimantan Selatan Wahyuddin mengatakan, dua pendulang yang tertimbun sejak pukul 13.30 WITA, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian malam dan dini hari.

"Pukul 21.45 WITA korban atas nama Noval alias Oval, dan pukul 04.45 WITA korban atas nama Saltani alias Toni bin Kasim ditemukan meninggal dunia," kata Wahyuddin saat dihubungi, Selasa (9/4).

Dia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi tujuh orang pendulang intan melakukan pencarian intan di sekitar lokasi. Mereka bergerak menyebar, dengan dua orang berada di pinggiran tebing, sedangkan lima orang lainnya berada di bagian bawah tebing.

Namun tiba-tiba, tebing dengan ketinggian 15 meter yang tepat berada diatas lokasi tambang mengalami longsor. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WITA.

"Kelima korban tertimpa longsor tanah dan tertimbun, sedangkan kedua saksi yang berada dipinggiran tebing sempat menyelamatkan diri dan terhindar dari bencana tersebut," ucap Wahyuddin menuturkan.

Adapun kelima korban tersebut ialah Saltani alias Toni Bin Kasim (45), warga Kertak Baru Rt. 23 Rw. 08 Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Aulia Rahman alias Aau Bin Mahyuni (25), warga Kertak Baru Rt. 34 Rw. 08 Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Noval alias Oval (25), warga Kertak Baru RT. 23 Rw. 008 Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjar Baru. Muhammad alias Jumat Bin Suri (30), warga Kertak Baru Rt. 023 Rw. 008 Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjar Baru. Dan Rofi'i alias Jomang bin Asnan (25), warga Sei tiung Rt. 014 Rw. 005 Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Sponsored