sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Biden batalkan pemulihan sanksi PBB atas Iran

Presiden AS, Joe Biden, membatalkan pemulihan sanksi atas Iran dengan mengirimkan surat ke Dewan Kehormatan (DK) PBB.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 19 Feb 2021 15:44 WIB
Biden batalkan pemulihan sanksi PBB atas Iran

Pemerintahan Joe Biden membatalkan pemulihan sanksi PBB terhadap Iran pada Kamis (18/2), langkah yang sebelumnya diterapkan mantan Presiden Donald Trump.

Para pakar menilai, langkah tersebut dapat membantu Washington bergerak untuk kembali bergabung dengan perjanjian nuklir 2015 (JCPOA) yang bertujuan mengekang program nuklir Iran.

Penjabat Duta Besar Amerika Serikat (AS), Richard Mills, mengirim surat kepada Dewan Keamanan (DK) PBB atas nama Presiden Joe Biden.

Surat tersebut menyatakan, "Negeri Paman Sam" dengan ini menarik tiga surat dari pemerintahan Trump yang berpuncak dalam pengumuman pada 19 September bahwa AS telah memberlakukan kembali sanksi PBB terhadap Teheran.

Trump menarik AS keluar dari JCPOA pada 2018, menuduh Iran melakukan pelanggaran serius terhadap kesepakatan internasional yang melibatkan lima negara besar lainnya.

Biden menyatakan, negaranya ingin bergabung kembali dengan JCPOA dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS pada Kamis mengatakan, pihaknya akan menerima undangan dari Uni Eropa untuk menghadiri pertemuan para peserta JCPOA, yakni Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, China, dan Iran.

Keputusan pemerintahan Trump untuk meminta snapbackĀ sanksi karena Iran diduga melanggar ketentuan dan kewajiban mereka dalam JCPOA telah diabaikan DK PBB dan dan pihak internasional lainnya.

Mayoritas anggota dewan yang beranggotakan 15 negara itu menyebut, tindakan Trump ilegal karena AS tidak lagi menjadi anggota JCPOA.

Sponsored

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menegaskan, PBB tidak akan mendukung penerapan kembali sanksi terhadap Iran. (Voice of America)

Berita Lainnya