sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BMKG imbau waspadai cuaca ekstrem April-Mei

Sebagian besar wilayah Indonesia mengalami periode peralihan musim

Fathor Rasi
Fathor Rasi Selasa, 28 Apr 2020 09:01 WIB
BMKG imbau waspadai cuaca ekstrem April-Mei
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini masih mengalami periode peralihan musim atau pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau.

Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa awal musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia terjadi mulai Mei 2020.

Prakiraan awal kemarau tersebut berdasarkan hasil analisis BMKG, bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil di wilayah Indonesia dapat terjadi beberapa hari ke depan, dan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

"Kondisi tersebut dipicu oleh aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan sirkulasi siklonik di sekitar Laut Jawa bagian barat, serta di perairan utara Maluku dan Papua Barat yang membentuk daerah belokan dan pertemuan angin (konvergensi)," tulis BMKG dalam keterangannya, Selasa (28/4). 

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan, curah hujan dengan intesitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir berpotensi terjadi.

Berikut adalah sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami cuaca buruk pada periode Apri hingga Mei 2020:

Periode 27-30 April 2020 :
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Lampung
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua

Periode 01-03 Mei 2020 :
Sumatera Barat
Bengkulu
Sumatera Selatan
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua

Sponsored

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem berupa puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir hingga hujan es.

"Dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," pungkas BMKG.

Berita Lainnya