sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BMKG imbau waspadai gelombang tinggi di sejumlah perairan

BMKG imbau nelayan dan masyarat pesisir waspada.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Senin, 23 Nov 2020 11:47 WIB
BMKG imbau waspadai gelombang tinggi di sejumlah perairan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 23 hingga 25 November 2020.

Potensi gelombang tinggi itu dipicu pergerakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara yang umumnya bergerak dari Timur Laut hingga Tenggara, dengan kecepatan berkisar 3 sampai 25 knot.

"Sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 4-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan barat Kep. Simeulue-Kep. Nias, Selat Sunda bagian selatan, Laut Natuna bagian utara, Laut Natuna, Laut Jawa bagian barat. Kondisi ini mengakibatkan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," bunyi keterangan tertulis BMKG, Senin (23/11).

Kondisi tersebut, lanjut BMKG, berperluang peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,50 meter di sejumlah wilayah, seperti Perairan Utara Sabang, Perairan Timur Pulau Simeulue Kepulauan Nias, Perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Perairan Timur Lampung, Perairan Selatan Jawa-Nusa Tenggara Timur (NTT), Perairan Kupang-Pulau Rotte.

Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,50 meter juga diprediksi terjadi di Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Laut Sawu, Samudra Hindia Selatan Bali-NTT, Laut Natuna, Perairan Anambas-Natuna, Perairan Kepulauan Subi- Serasan. 

Kemudian, Perairan Utara Kepulauan Natuna Selat Karimata, Laut Jawa bagian barat, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan Utara dan Timur Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua barat - Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.

"Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," imbaunya.

Untuk gelombang tinggi kisaran 2,50 hingga 4,0 meter, juga berpeluang terjadi di beberapa perairan Indonesia lainnya. 

Sponsored

"Di antaranya adalah Perairan barat Kep. Mentawai, Perairan P. Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Lampung, Perairan selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa, Laut Natuna utara," terang BMKG

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi laut.

"Seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m)," pungkasnya.

Berita Lainnya