sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Total 18 korban longsor Nganjuk berhasil ditemukan

Satu orang korban longsor di Nganjuk masih dalam pencarian.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Jumat, 19 Feb 2021 13:09 WIB
Total 18 korban longsor Nganjuk berhasil ditemukan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Raditya Jati menyampaikan, tim gabungan kembali menemukan 5 korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

"Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (18/2), total korban yang ditemukan tim gabungan berjumlah 18 orang meninggal dan satu orang masih dalam pencarian," kata Raditya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/2).

Tim gabungan, sambungnya, masih akan terus melakukan pencarian terhadap warga yang masih dinyatakan hilang.  

"Di samping korban jiwa, tanah longsor ini juga berdampak pada kerugian material sebanyak 8 rumah rusak berat," tuturnya.

Sponsored

BPBD Nganjuk mencatat sebanyak 54 KK atau 186 warga terdampak. Sebanyak 139 KK warga Desa Ngetos masih mengungsi pascalongsor di halaman SD Negeri 3 Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

"Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor Nganjuk berlaku selama 14 hari, terhitung mulai tanggal  15 Februari 2021 sampai dengan  28 Februari 2021," imbuhnya. 

Penetapan status tanggap darurat bencana ini dikeluarkan melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 188 Tahun 2021, tentang penetapan status tanggap darurat bencana banjir dan bencana tanah longsor di wilayah setempat.

Berita Lainnya