sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Calon kapolri perlu bijaksana dan tanggap pandemi

Menurut IPW, terdapat 8 nama kandidat Polri-1. Mereka menjadi perbincangan internal.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 26 Nov 2020 19:31 WIB
Calon kapolri perlu bijaksana dan tanggap pandemi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Anggota Komisi III DPR, Jazilul Fawaid, menilai, calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang akan maju dalam bursa pemilihan perlu memiliki kebijaksanaan dan tanggap akan ketertiban dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Karena ini masa pandemi, di mana ekonomi juga turun, tentu dibutuhkan kapolri yang bijaksana dan cepat bergerak, bertindak mengatasi semua kemungkinan keamanan dan ketertiban," katanya dalam webinar "Siapa Calon Kapolri Pilihan Jokowi?" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/11).

Pertimbangan itu didasarkan pengamanan dan ketertiban menjadi kunci pembangunan. "Jadi, tugas pokok kapolri membina ketertiban dan keamanan, pengayoman dan penegakkan hukum."

Jazilul juga menilai, calon kapolri merupakan perwira tinggi (pati) aktif yang memiliki rekam jejak baik, termasuk prestasi gemilang. "Pertanyaannya, siapa yang paling pas?"

"Tentu mereka di antara mereka yang memiliki kedekatan dengan presiden; yang harmoni, yang bisa harmoni juga dengan presiden. Jadi, tidak hanya sekadar dekat, tapi juga bisa harmoni dengan yang lain," tuturnya.

Dia berharap, pati Polri yang diusulkan menjadi kapolri memiliki dedikasi, baik dalam bidang maupun tugasnya. "Tinggal nanti seperti apa presiden mengusulkan. Kita tunggu karena itu yang hanya bisa memberikan pertimbangan Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional)," tandas Jazilul.

Indonesia Police Watch (IPW) sebelumnya telah merilis delapan nama yang masuk bursa calon kapolri. Mereka disebut telah menjadi perbincangan di dalam internal Polri dan berpeluang jadi pertimbangan Dewan Kebijakan Tinggi (Wanjakti).

Delapan nama itu adalah Komjen Rycho Amelza (Kabaintelkam), Komjen Agus Andrianto (Kabaharkam), Komjen Boy Rafly (Kepala BNPT), Komjen Listyo Sigit (Kabareskrim), dan Komjen Gatot Eddy (Wakapolri). Sedangkan untuk bintang dua, yakni Irjen Nana Sudjana (eks Kapolda Metro Jaya), Irjen Ahmad Lufti (Kapolda Jateng), dan Irjen Fadhil Imran (mantan Kapolda Jatim).

Sponsored
Berita Lainnya