sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Cipinang Melayu tak kebanjiran, Anies: Tahun lalu banjir 3 meter

Penanganan dilakukan dengan mengeruk Waduk Pondok Rangon dan Waduk Tiu di sisi selatan Jakarta Timur. 

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Rabu, 10 Feb 2021 11:27 WIB
Cipinang Melayu tak kebanjiran, Anies: Tahun lalu banjir 3 meter
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Titik banjir di Jakarta pada tahun 2021 berkurang. Hal tersebut dibuktikan oleh Gubernnur DKI Jakartav Anies Baswedan saat meninjau langsung lokasi langganan banjir di RW 04 dan 03 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Selasa (9/2) malam.

Menurut Anies, biasanya saat musim hujan Cipinang Melayu yang berada di bantaran Kali Sunter selalu banjir, tetapi tahun ini tidak. Padahal, tahun lalu sempat banjir hingga 3 meter.

"Alhamdulillah saat ini kita berada di RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, tempat kita berdiri saat ini biasanya kalau musim hujan akan terjadi banjir yang amat tinggi, bahkan di tiang listrik ini diberikan penanda muka air sampai 2,5 meter, tahun lalu 3 meter," ucap Anies dalam keterangan tertulis, Rabu (10/2).

Pemprov DKI Jakarta menanggulangi banjir di Kampung Cipinang Melaya dengan menaruh perhatian pada penanganan dari hulu Kali Sunter yang kerap kali menjadi penyebab utama dari luapan air ke kampung tersebut. 

Penanganan dilakukan dengan mengeruk Waduk Pondok Rangon dan Waduk Tiu di sisi selatan Jakarta Timur. Kemudian, disiapkan sodetan khusus, sehingga air sungai dialirkan dan ditahan di waduk, baru mengalir ke sini dengan volume debit yang terkendali. 

"Di tempat ini dan kawasan RW 04 Cipinang Melayu, akhirnya warga bisa merasakan musim penghujan tanpa kebanjiran," tutur Anies.

Namun, Pemprov DKI Jakarta masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan kembali tidak ada banjir di Cipinang Melayu. Misalnya, dengan menuntaskan pembuatan tanggul di sepanjang RW 04 dan 03 Cipinang Melayu. 

"Nanti tidak lama lagi fase kedua akan diteruskan, memastikan tanggulnya di sini dituntaskan, saat ini tanggulnya masih temporer," ujar Anies.

Sponsored

Pemprov DKI Jakarta, kata dia, juga akan melakukan berbagai upaya penanggulangan banjir, seperti gerebek lumpur, pembuatan sumur vertikal drainase, hingga optimalisasi pompa.

Sebelumnya, sebanyak 1.029 warga DKI Jakarta mengungsi imbas banjir usai hujan deras dan meluapnya Kali Sunter dan Ciliwung. Mereka sementara dievakuasi ke sejumlah lokasi pengungsian. 

"Warga yang tinggal di sekitar kali terdampak luapan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Sabdo Kurnianto, dalam keterangan tertulis, Senin (8/2).

Berita Lainnya