sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Update Corona DKI 2 Juli: 11.680 positif, 6.871 sembuh, dan 646 meninggal

Bertambah 198 kasus positif dalam sehari terakhir hingga 2 Juli, pukul 09.00.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Kamis, 02 Jul 2020 14:14 WIB
<i>Update</i> Corona DKI 2 Juli: 11.680 positif, 6.871 sembuh, dan 646 meninggal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 127083
Dirawat 39082
Meninggal 5765
Sembuh 82236

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat penambahan 198 kasus positif coronavirus baru (Covid-19) dalam sehari terakhir hingga Kamis (2/7), pukul 09.00. Dengan demikian, sebanyak 11.680 orang telah terpapar SARS-CoV-2.

Dari jumlah itu, 6.871 pasien sembuh dan 646 meninggal dunia. Sisanya, ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta, Ani Ruspitawati, masih dirawat.

"(Sebanyak) 805 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.358 orang melakukan self isolation (swakarantina) di rumah," ujarnya via keterangan tertulis, beberapa saat lalu.

Pemprov juga mencatat, 27.156 jiwa berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 17.940 orang.

Sementara itu, sebanyak 4.072 orang menjalani uji polymerase chain reaction (PCR). Sebanyak 3.325 peserta di antaranya bertujuan menegakkan diagnosis kasus baru. Dengan demikian, telah diperiksa 319.437 sampel sedari awal.

Kemudian, melakukan tes cepat (rapid test) kepada 240.236 orang. Hasil pengujian 8.355 peserta dinyatakan reaktif Covid-19.

Mereka kemudian mengikuti tes usap (swab) secara PCR. Apabila hasilnya positif, dirujuk ke fasilitas kesehatan (faskes) atau diminta swakarantina.

Di sisi lain, Ani mengimbau warga Jakarta menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. Mengenakan masker, menjaga jarak antarsesama 1,5-2 meter, dan sesering mungkin mencuci tangan, misalnya.

Sponsored

Dirinya mengklaim, pemprov terus mengawasi secara ketat kepatuhan terhadap protokol kesehatan di berbagai lokasi. Pusat perbelanjaan, pasar, objek wisata, dan titik pemeriksaan, contohnya.

Para pelanggar terancam sanksi. Penutupan aktivitas dan denda, beberapa di antaranya.

Berita Lainnya