sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Covid-19, PKS usul tunda Pilkada serentak 2020

Mardani Ali Sera menilai bahwa beberapa bulan ke depan lebih baik difokuskan untuk menanggulangi dan mengurangi dampak Covid-19.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Sabtu, 21 Mar 2020 10:32 WIB
Covid-19, PKS usul tunda Pilkada serentak 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23165
Dirawat 15870
Meninggal 1418
Sembuh 5877

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengusulkan agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 ditunda. Menurutnya, kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk melaksanakan Pilkada menyusul pandemik Covid-19.

Mardani menilai bahwa beberapa bulan ke depan lebih baik difokuskan untuk menanggulangi dan mengurangi dampak Covid-19.

"Tahun ini adalah tahun yang berat buat Indonesia dan dunia, karena kita sedang berjuang menghadapi bencana non alam, pandemik Covid-19. Saya mengusulkan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 ditunda hingga wabah ini reda," kata legislator fraksi PKS DPR RI itu lewat keterangan tertulis pada Jumat (20/03).

Anggota Parlemen asal Daerah Pemilihan Jakarta Timur itu, menggarisbawahi bahwa keselamatan dan kesehatan publik harus jadi perhatian utama untuk saat ini. 

"Pelaksanaan Pilkada pasti memerlukan sosialisasi dan kampanye politik, akan banyak memerlukan pertemuan dengan banyak orang, pastinya. Kita harus mencegah hal ini terjadi apalagi nanti di bilik TPS juga akan berkumpul orang untuk melakukan pencoblosan langsung," ujar Mardani.

Selama masih darurat, Mardani mengatakan dekontaminasi urgen diterapkan saat ini di Indonesia yang penduduknya besar dan padat.  "Kebijakan meliburkan institusi pendidikan, perkantoran, dan lain-lain adalah dalam upaya mengurangi meluasnya penyebaran virus secara cepat dan masal."

Mardani mengatakan apabila pemerintah tetap bersikeras melaksanakan Pilkada Serentak 2020 sesuai yang telah dijadwalkan, dia mengusulkan bisa belajar dari proses pemungutan suara di Perancis pada Minggu (15/3).

"Mungkin bisa belajar dari Prancis, harus betul-betul dipersiapkan detail terkait keamanan dan aturan kepada pemilih karena akan menyebabkan berkumpulnya pada saat kampanye maupun pada saat pemilihan suara di bilik-bilik," tutur dia.  

Sponsored

"Oleh karena itu, kalau saya lebih mengusulkan Pilkada Serentak 2020 ditunda dan berharap wabah ini berakhir sehingga keamanan masyarakat lebih terjamin. Insyaallah kami di DPR akan segera membahas ini bersama pemerintah dan institusi penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu. Sambil tentu kita semua berharap wabah ini segera berakhir dan seluruh aktivitas dapat berjalan seperti sedia kala."

Berita Lainnya