sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dampingi Wapres suntik vaksin, Menkes: Semoga beri motivasi lansia

BPOM menerbitkan izin penggunaan darurat (emergency use of authorization/EUA) untuk lanjut usia.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Rabu, 17 Feb 2021 11:54 WIB
Dampingi Wapres suntik vaksin, Menkes: Semoga beri motivasi lansia

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin telah menerima suntikan dosis pertama vaksin CoronaVac produksi Sinovac, setelah BPOM menerbitkan izin penggunaan darurat (emergency use of authorization/EUA) untuk lanjut usia.

Pemberian vaksin kepada Wapres Maruf Amin dilakukan oleh Dwi Edi Wahono, dari Tim Dokter Kepresidenan, pukul 08.30 pagi, bertempat di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro No. 2 Jakarta.

“Alhamdulillah, (suntik vaksin untuk lansia) bisa direstui BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Jadi, semuanya boleh (disuntik vaksin Covid-19). Tadi pagi, kami juga sudah mendampingi Wapres disuntik. Pak Wapres (usianya) 88 tahun. Mudah-mudahan, itu bisa menjadi dorongan dan motivasi agar para lansia yang rawan terkena penyakit (terpapar Covid-19), bisa datang dan divaksin terlebih dahulu,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Rabu (17/2).

Setelah mendampingi Wapres Ma’ruf Amin, Menkes Budi Gunadi Sadikin menghadiri suntikan vaksin Covid-19 perdana tahap kedua untuk pedagang pasar di Tanah Abang. Setelahnya, vaksinasi diterapkan secara bertahap ke semua pasar di Jakarta dan provinsi lain.

“Kalau tidak salah di Jabodetabek ada 155 pasar. Nah, ini akan menjadi model di provinsi lain,” ucapnya.

Program vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang akan dibuka selama lima hari ke depan. Sudah 9.700 pedagang Pasar Tanah Abang terdaftar sebagai penerima vaksin. Jumlah pendaftar diyakini akan terus bertambah, dengan estimasi awal data sekitar 55.000 pedagang pasar di Tanah Abang.

Untuk hari ini (17/2), vaksinasi menyasar sekitar 1.500 pedagang pasar Tanah Abang di blok A, B, F, dan G. Data tersebut berasal dari registrasi Sensus Pasar Jaya. Pelaksanaan vaksinasi dipusatkan di lantai 8 dan 12 blok A. 

“Kami tidak tahu berapa banyak sebenarnya data yang ada. Kami terbuka kok kalau memang pedagang itu ada di sini. Bener-bener beroperasi di sini. Silakan datang,” tutur Budi.

Sponsored

Sebelumnya, Kemenkes merinci petugas pelayan publik prioritas penerima vaksin tahap II. Dari pedagang pasar, tenaga pendidik, tokoh agama, wakil rakyat, ASN, TNI-Polri, petugas pariwisata, kepala/perangkat desa, pekerja transportasi publik, atlet, hingga wartawan.

Penetapan kelompok prioritas penerima vaksin berdasarkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Penetapan kelompok prioritas dalam petugas pelayan publik juga berdasarkan pertimbangan interaksi dan mobilitas tinggi.

Untuk vaksinasi tahap II menarget 16,9 juta petugas pelayan publik dan 21,5 juta lansia. Untuk vaksinasi tahap II ini ada 438.353 petugas pelayan publik yang sudah divaksin.

Berita Lainnya