sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Densus 88 tangkap 5 terduga teroris

Sejumlah paspor milik terduga teroris untuk pergi ke Afghanistan turut diamankan.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Sabtu, 23 Jan 2021 18:13 WIB
Densus 88 tangkap 5 terduga teroris
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mengamankan lima orang terduga teroris di Aceh. Dari jumlah itu, dua ditangkap di Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (20/01). Sementara, Kamis (21/01), tiga dibekuk di tempat terpisah. Satu, di Ulee Kareng, Banda Aceh dan dua di Langsa.

Lima terduga teroris yang ditangkap, RA (41), SA alias S (30), UM alias AZ alias TA (35), SJ alias AF (40) dan MY (46).

"Kelima terduga teroris ini diduga terlibat dalam jaringan bom Polrestabes Medan, dan juga terlibat dalam pembuatan bom jaringan teroris yang ditangkap di wilayah Riau," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam keterangannya, Sabtu (23/1).

Menurutnya, lima orang tersebut juga berencana bikin bom yang akan digunakan untuk aksi teror di wilayah Aceh, serta berencana berangkat ke Afghanistan untuk bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS.

Adapun saat ditangkap, Winardy menjelaskan, barang bukti yang diamankan berupa bahan pembuat bom, yakni satu kilogram pupuk kalium nitrat, 250 gram bubuk arang aktif, dan 2.000 pcs peluru gotri silver cosmos enam milimeter.

"Beberapa potongan pipa besi sebagai alat pembuatan dan isi bom, serta beberapa dokumen yakni, buku catatan sebagai penyampaian pesan yang berisi ancaman terhadap TNI/Polri, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Aceh," urainya.

Lebih lanjut, paspor-paspor milik terduga teroris untuk pergi ke Khurasan, Afghanistan juga ditemukan. Di sisi lain, beberapa buku kajian ISIS, tauhid, serta compact disk dan falshdisk turut diamankan. 

"Terakhir juga berhasil diamankan tiga buah HP android dan tiga buah HP biasa berbagai merek yang digunakan terduga teroris untuk berkomunikasi dengan jaringan dan kelompok teror," jelas Winardy.

Sponsored

Ditemukan pula alat-alat yang digunakan dalam proses idad atau latihan fisik persiapan aksi teror berupa samsak tinju, besi, busur panah dan beberapa barbel besi.

"Para terduga teroris saat ini masih proses pemeriksaan di Polda Aceh dan selanjutnya akan dibawa ke Mabes Polri Jakarta," tutupnya. 

Berita Lainnya