sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Diajak ke Metro TV, Syahrul Yasin Limpo masih pikir-pikir

Syahrul diminta masuk  untuk mengatur manajemen di Metro TV usai dirinya menjabat sebagai Gubernur.

Mona Tobing
Mona Tobing Kamis, 15 Mar 2018 16:11 WIB
Diajak ke Metro TV, Syahrul Yasin Limpo masih pikir-pikir

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo mengaku ditawari menjadi komisaris atau direksi perusahaan media Metro TV selepas jabatannya sebagai gubernur yang akan berakhir pada 8 April 2018. Syahrul diminta untuk bertanggung jawab dalam pembinaan daerah. 

Syahrul mengklaim diminta masuk  untuk mengatur manajemen di Metro TV usai dirinya selesai menjabat sebagai Gubernur. Meski belum memutuskan apakah akan bergabung dengan televisi milik politikus Surya Paloh ini, namun agaknya Syahrul tertarik untuk hijrah di dunia broadcasting

Sejauh ini, kata Syahrul, dirinya masih mempertimbangkan tawaran tersebut. Termasuk meminta pendapat dari koleganya. Hanya saja ia memberikan sinyal tertarik apabila tugas tersebut ditujukan sebagai pelayanan kepada rakyat. 

Ia menegaskan jika idealismenya untuk kepentingan bangsa dan negara tidak bisa diubah. "Saya ini tegak lurus pada aturan dan kalau ini dasarnya, saya mau," imbuh Syahrul seperti dikutip Antara.

Sponsored

Sebelum mengaku ditawari posisi di Metro TV,  Syahrul ditawari pindah haluan ke Nasdem. Pada bulan lalu pemilik Metro TV yang juga Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menjanjikan Syahrul posisi yang terhormat di Partai Nasdem, jika bersedia menjadi kader partai itu. 

Surya meyakini kalau Syahrul memiliki kapasitas yang pas untuk ditempatkan di partai. Ia juga mengangumi sosok gubernur asal Partai Golkar ini secara pribadi, kemampuan dan prestasi. 

Sejak dua tahun lalu Syahrul yang menjabat Gubernur Sulsel selama dua periode ini santer dikabarkan merapat ke Nasdem. Ia memang diketahui akrab dengan sejumlah pimpinan Nasdem di Makasar. Kedekatan Syahrul terjalin dilatarbelakangi karena elite dari Nasdem banyak berasal dari kader Golkar.