logo alinea.id logo alinea.id

Dilarang pergi, Rizky pulang tinggal nama

Keluarga korban memperbolehkan jenazah Rizky diautopsi.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Rabu, 22 Mei 2019 15:29 WIB
Dilarang pergi, Rizky pulang tinggal nama

Salah satu korban kerusuhan pascapengumuman hasil Pilpres 2019 yang meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, telah diketahui identitasnya. Korban yang sebelumnya diberi inisial Mr. AA itu ternyata bernama Widianto Rizky Ramadhan. 

Tante Rizky, Liani, mengatakan pihak keluarga sudah mencari keponakannya itu ke beberapa rumah sakit lain sebelum ke RSUD Tarakan. "Luka tembaknya sampai mati ponakan saya itu di leher. Sampai di tenggorokan, langsung mati di tempat," ujar Liani di kepada wartawan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Dijelaskan Liani, Rizki baru berusia 17 tahun. Sebelumnya, siswa SMK 60 Jakarta itu pamit kepada keluarga untuk 'berjihad'. Meskipun telah dilarang oleh pihak keluarga, Rizky tetap pergi. "Rencana ke masjid dulu baru ikut aksi. Dia diajak teman-teman rumahnya," kata Liani.

Saat berada di masjid itulah, menurut Liani, Rizky tertembak. "Siapa yang tanggung jawab kalau kaya gini. Harusnya diperingatkan pakai tembakan gas air mata. Mana gas air mata? Peluru karet? Masa keponakan saya langsung ditembak di tenggorokan? Mana keadilannya," ujar dia.

Saat ini, jenazah Rizky sudah dipindahkan ke RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Menurut Liani, keluarga telah mengizinkan Rizky untuk diautopsi. "Izinkan diauotpsi. Bapaknya lagi ngurus," ujarnya.
 
Sebelumnya, Kepala Humas RSUD Tarakan Reggy S Sobari menyatakan autopsi akan dilakukan di RS Polri Kramatjati. "Itu mau diambil jenazahnya," kata Reggy.

Menurut Reggy, ada luka berbentuk bulat di leher Rizky. Namun dia tak bisa memastikan apakah luka itu karena tembakan. "Saya tidak tahu kalau soal tembakan karena belum autopsi," ujarnya.

Dari pantauan Alinea.id, mobil RS Polri untuk mengangkut jenazah tiba di RSUD Tarakan sekitar pukul 12.12 WIB. Sebelum dipindahkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambangi RSUD Tarakan untuk melihat keadaan Rizky. Anies bahkan ikut menggotong keranda korban ke mobil jenazah. 


 

Sponsored