sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dimakamkan di TPU Covid-19, ternyata negatif

Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta dan punya penyakit pneumonia.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Selasa, 21 Apr 2020 22:21 WIB
Dimakamkan di TPU Covid-19, ternyata negatif

Seorang pasien berstatus dalam pengawasan (PDP) yang wafat di Rumah Sakit (RS) Colombia Asia Medan, Sumatra Utara (Sumut), dinyatakan negatif Covid-19. 

Pasien yang meninggal, Jumat (17/4), itu telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) khusus pasien Covid-19 di Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

"Hasil swab pasien yang meninggal pada Jumat (17/4) malam dengan statusnya PDP, dinyatakan negatif," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah, Selasa (21/4) malam.

Aris menuturkan, pasien atas nama Novie Rana Mongie dinyatakan negatif setelah pihak rumah sakit menerima hasil pemeriksaan PCR dari Balitbangkes Kemenkes RI.

Pasien yang juga warga di Kecamatan Medan Johor ini sempat menjalani perawatan selama dua pekan di RS tersebut, dan diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta serta memiliki penyakit pneumonia.

Jumlah pasien positif Covid-19 di Sumut hingga Selasa (21/4) sebanyak 105 orang. Rinciannya, pasien positif dengan metode PCR sebanyak 84 orang dan positif dengan rapid test 21 orang.

Untuk PDP yang masih dirawat berjumlah 146 orang. Sementara untuk pasien sembuh dari Covid-19 berjumlah 25 orang, dan yang telah wafat berjumlah 10 orang.

Secara nasional, jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 mengalami peningkatan sebanyak 375‬ kasus. Jumlah itu didapat berdasarkan hasil pendataan sejak 20 April 2020 hingga 21 April 2020 pukul 12.00 WIB.

Sponsored

"Ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 375 orang. Sehingga total menjadi 7.135 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, hari ini.

Selain itu, Yuri juga menyebut terdapat 95 kasus yang dinyatakan sembuh. "Ada penambahan kasus sembuh sebanyak 95 orang. Sehingga total menjadi 842 orang," kata dia.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan ini juga menyampaikan, terjadi penambahan kasus meninggal sebanyak 26 orang. (Ant)

Berita Lainnya