sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dinilai melanggar UU, KSPI bakal gugat Gojek ke PHI

Gojek dinilai, tidak mengupayakan langkah maksimal untuk mencegah terjadinya PHK massal.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Selasa, 30 Jun 2020 14:23 WIB
Dinilai melanggar UU, KSPI bakal gugat Gojek ke PHI
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 78572
Dirawat 37226
Meninggal 3710
Sembuh 37636

Pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 430 pekerja oleh Gojek berbuntut panjang. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menegaskan, akan memperkarakan yang dilakukan Gojek ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). 

Hingga saat ini, KSPI sedang mempersiapkan surat kuasa dari karyawan yang terkena PHK. "Sebagian dari karyawan yang di-PHK, sudah datang ke kami dan meminta adanya pembelaan dari KSPI," kata Iqbal dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6).

Menurut Iqbal, terdapat tiga pelanggaran hukum dalam PHK karyawan Gojek. Pertama, Gojek tidak mengupayakan langkah maksimal untuk mencegah terjadinya PHK massal. Misalnya, mengupayakan dengan perundingan dengan karyawan.

"Berdasar informasi yang kami terima, karyawan hanya dikumpulkan dan diberitahu. Padahal, dalam undang-undang, PHK harus dirundingkan. Bukan disosialisasikan," tegasnya.

Kedua, pelanggaran hukum karena dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan tidak mengenal istilah pesangon empat pekan. UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan mengatur pemberian pesangon harus dilakukan sesuai masa kerja dengan nilai maksimal sembilan bulan upah. 

Lalu, juga terdapat uang penghargaan masa kerja maksimal 10 bulan upah. Bahkan, turut pula diatur ganti rugi yang nilainya 15% dari total nilai pesangon dan penghargaan masa kerja.

Ketiga, Gojek tidak melaporkan PHK ke dinas ketenagakerjaan. Hal ini, merupakan pelanggaran karena PHK tanpa izin atau sepihak dari perusahaan, maka PHK-nya bisa batal demi hukum.

Selain mengajukan gugatan, KSPI bakal mengirimkan surat resmi ke pengawas ketenagakerjaan agar segera memeriksa Gojek. KSPI akan mendesak bidang pengawas ketenagakerjaan untuk memeriksa Gojek atas pelanggaran yang dilakukannya. "KSPI mendesak, Gojek menghentikan PHK dan mempekerjakan kembai ke 430 karyawan.  Kami akan all out melakukan pembelaan terhadap buruh yang terkena PHK," tandas dia.

Sponsored
Berita Lainnya