sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Dinkes Jakarta diminta tingkatkan kewaspadaan DBD

Ditemukan 970 kasus sejak awal 2020 hingga 12 Maret.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Sabtu, 14 Mar 2020 07:34 WIB
Dinkes Jakarta diminta tingkatkan kewaspadaan DBD
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25216
Dirawat 17204
Meninggal 1520
Sembuh 6492

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap demam berdarah dengue (DBD). Meski tengah fokus menanggulangi coronavirus anyar (Covid-19) pada saat bersamaan.

"Kami ingatkan, agar jangan lengah. Ini butuh perhatian khusus. Selain pengendalian tentang Covid-19," ucap Sekretaris Komisi E DPRD Jakarta, Johny SImanjuntak, Jumat (13/3).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta, sebanyak 276 warga terjangkit DBD pada Januari 2020. Bulan kemarin 600 kasus dan per 12 Maret sebesar 95 orang.

Jumlah tersebut diklaim turun drastis dibanding tahun lalu. Pada Januari 2019 terdapat 989 kasus, Februari 1.569 temuan, dan Maret 1.983 peristiwa.

Sponsored

Pada 2020, insiden tertinggi terjadi di Jakarta Barat (269 kasus). Kemudian Jakarta Selatan dan Jakarta Timur (masing-masing 265 kasus), Jakarta Utara (103 kasus), Jakarta Pusat (62 kasus), dan Kepulauan Seribu (enam kasus).

Menurut Johny, Dinkes mesti bergerak cepat. Guna meminimalisasi bertambahnya korban DBD. Menyosialisasikan gerakan 3M (menutup, menguras, dan mengubur objek-objek yang mendukung siklus hidup nyamuk Aedes aegypti–pembawa virus dengue), salah satunya.

"Dari tingkat wali kota ke bawah, termasuk kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik), digerakkan maksimal. Untuk sosialisasi dan pengecekkan dilingkungan sekitarnya. Fogging atau pengasapan, juga harus dilakukan serentak dan masif," tuturnya.

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020 16:49 WIB
Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Kamis, 28 Mei 2020 17:45 WIB
Berita Lainnya