logo alinea.id logo alinea.id

Dirut KRAS sebut penangkapan Wisnu tak pengaruhi kinerja

Manajemen KRAS merasakan prihatin terhadap kasus dugaan suap yang melibatkan Direktur Teknologi dan Produksi KRAS Wisnu Kuncoro.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Minggu, 24 Mar 2019 15:31 WIB
Dirut KRAS sebut penangkapan Wisnu tak pengaruhi kinerja

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) Silmy Karim, mengaku terkejut ada direktur KRAS yang menyimpang dan tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia memperkirakan tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa, Wisnu Kuncoro, sudah dinonaktifkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Pasti sekarang itu sudah dinonaktifkan oleh kementerian BUMN, karena yang tanda tangan direksi itu adalah ibu menteri (Rini Soemarno Soewandi)," tutur Silmy dalam konferensi pers di gedung Krakatau Steel, Jakarta, Minggu (24/3).

Silmy menyebutkan masih mempelajari mekanisme penggantian posisi jabatan bagi pelaksana tugas yang tersandung kasus suap. Hal itu juga merupakan kewenangan pemegang saham.

Tugas strategis yang seharusnya dilaksanakan Wisnu, untuk sementara ia ambil alih. Kemudian, untuk hal yang mendesak, Direktur SDM Rahmat Hidayat diminta untuk membantu.

Mengenai pendampingan hukum untuk Wisnu, Silmy mengatakan, KRAS akan memberikan dengan batasan sesuai dengan aturan berlaku.

"Pada intinya, kami akan support sesuai dengan aturan yang ada," kata Silmy.

Silmy mengatakan, segenap manajemen KRAS merasakan prihatin terhadap kasus dugaan suap yang melibatkan Direktur Teknologi dan Produksi KRAS Wisnu Kuncoro.

Sponsored

Apalagi kasus ini terjadi saat gencar membenahi kinerja internal KRAS dengan mengedepankan profesionalisme dan tata kelola perusahaan yang baik, dan bebas dari segala konflik kepentingan.

Silmy menuturkan, manajemen Krakatau Steel menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK. "Kami berharap, kata Silmy, hal ini menjadi titik tolak yang positif untuk mendukung Krakatau Steel bersih dalam proses transformasi bisnis yang kami jalankan," tutur dia.

Penangkapan Wisnu tidak menggangu program kerja perusahaan yang sedang dikembangkan dalam mencapai target 2019.