sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dishub DKI: Tak ada penumpukan di 32 lokasi olahraga

Untuk sementara aktivitas olahraga masyarakat dialihkan dengan membuka sebanyak 32 titik lokasi olahraga di wilayah DKI Jakarta. 

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Senin, 29 Jun 2020 11:12 WIB
Dishub DKI: Tak ada penumpukan di 32 lokasi olahraga
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 115056
Dirawat 37618
Meninggal 5388
Sembuh 72050

Kepala Dinas Perhubungan (Kadisub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menilai penutupan kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin, dinilai efektif menghindari terjadinya kerumunan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

Untuk sementara aktivitas olahraga masyarakat dialihkan dengan membuka sebanyak 32 titik lokasi olahraga di wilayah DKI Jakarta. 

"HBKB kemarin itu berbeda dengan 21 Juni, karena tidak ada HBKB, sehingga tidak ada penumpukan. Dan kami fokus pada penyiapan jalur sepeda sementara," kata Syafrin di Jakarta, Senin (29/6). 

Syafrin menegaskan akan terus melakukan pengawasan, dan penjagaan ketat terhadap pesepeda, dan aktivitas olahraga masyarakat di 32 titik wilayah di Jakarta terutama pada Sabtu dan Minggu. 

Pada Minggu (28/6), Pemprov DKI telah menerjunkan dua ribu petugas dari Dishub DKI, polisi dan TNI dalam melakukan pengawasan, untuk memastikan kegiatan olahraga masyarakat di 32 lokasi tersebut berjalan efektif. 

"Kami terus mengimbau kepada mereka untuk terus bergerak, kemudian jangan nongkrong,"

Seperti diketahui, pada 21 Juni 2020 Pemprov DKI sempat membuka aktvitas kegiatan HBKB di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Namun setelah dievaluasi, Pemprov DKI memutuskan untuk kembali menutup atau meniadakan aktivitas HBKB tersebut. Alasannya untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat. 

Tak hanya itu, dibukanya kegiatan HBKB di Sudirman-Thamrin tersebut juga sempat menuai banyak kritik dan masukan dari berbagai pihak lantaran banyak masyakarat yang tak menjaga jarak aman dan melanggar penerapan prokotol kesehatan Covid-19. 

Sponsored
Berita Lainnya