sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Di bawah Anies, DKI Jakarta kembali raih predikat WTP

Ini merupakan tahun kedua Pemprov DKI meraih predikat WTP di bawah kepemimpinan Anies Baswedan.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Rabu, 15 Mei 2019 13:03 WIB
Di bawah Anies, DKI Jakarta kembali raih predikat WTP
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 511.836
Dirawat 64.878
Meninggal 16.225
Sembuh 429.807

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas Laporan keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2018. Opini ini disampaikan dalam rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/5).

Dengan demikian, Pemprov DKI Jakarta secara berturut-turut meraih opini WTP. Sebelumnya, pada 2017 Jakarta meraih predikat yang sama.

"Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2018, termasuk implementasi atas rencana aksi yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, maka BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas LKPD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2018," kata Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar, Rabu (15/5).

Bahrullah mengatakan, tahun 2018 menjadi tahun keempat penerapan akuntansi berbasis aktual bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, baik dari sistem akuntansinya maupun penyajian laporan keuangannya.

Pemeriksaan yang dilakukan BPK, bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian Iaporan keuangan. Opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa, mengenai kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. 

Namun, Bahrullah menggarisbawahi predikat yang diberikan BPK, tidak menjamin Pemprov DKI atau pemerintah daerah lainnya bersih dari tindakan kecurangan.

"Pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan dan WTP, bukan merupakan jaminan bahwa laporan keuangan yang disajikan oleh pemerintah sudah terbebas dari adanya fraud atau tindakan kecurangan lainnya," katanya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi kinerja para aparatur sipil negara (ASN) di bawahnya, yang menurutnya menjadi alasan DKI Jakarta kembali meraih predikat WTP.

Sponsored

"Mereka semua bekerja siang malam dalam arti yang sesungguhnya. Laporan-laporan audit itu bermunculan bisa pukul 02.00-03.00 pagi. Minggu lalu mereka sahur di kantor. Mereka kerja all out untuk menyelesaikan ini semua," ujar Anies.

Anies mengatakan, laporan keuangan tersebut terdiri atas laporan realisasi angaran, laporan operasional, laporan perubahan sisa lebih, laporan arus kas, serta catatan atas laporan keuangan.

"Kami berharap pencapaian ini bisa menjadi penyemangat untuk kita terus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan di masa yang akan datang," ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta mendapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP) empat tahun berturut-turut, yaitu pada 2013, 2014, 2015, dan 2016. DKI baru mendapat predikat WTP atas laporan keuangan tahun 2017, setelah Anies Baswedan menjabat sebagai gubernur. 

Berita Lainnya