sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

DPR akan cecar Yasonna terkait 'rimbanya' Harun Masiku

Karena publik ingin mendapat keterangan resmi dari Kemenkumham.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Kamis, 23 Jan 2020 05:53 WIB
DPR akan cecar Yasonna terkait 'rimbanya' Harun Masiku
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17185
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Anggota Komisi III DPR, Hinca Pandjaitan, bakal menanyakan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly, terkait kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) legislator Senayan. Khususnya, menyangkut keberadaan seorang tersangka, Harun Masiku.

"Minggu depan, rapat kerja dengan Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM). Supaya jelas, nanti kami akan tanyakan di Komisi III," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/1).

Harun diduga menyuap eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan. Agar ditetapkan sebagai anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Sumatra Selatan I. Menggantikan Nazarudin Kiemas, anggota DPR terpilih yang meninggal dunia.

Kendati begitu, dia berhasil lolos dari kejaran komisi antirasuah saat operasi klandestin. Sehingga, hanya tiga dari empat tersangka yang telah ditahan. Mereka adalah Wahyu; orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina; dan pihak swasta, Saeful Bahri.

Sejurus kemudian, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kemenkumham mengklaim, Harun bertolak ke Singapura via Bandara Soekarno-Hatta, Banten, 6 Januari 2020. Dua hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT).

Belakangan dikabarkan, mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu telah kembali dari jiran, 7 Januari. Sebagaimana hasil rekaman kamera pengawas di Bandara Soekarno-Hatta.

Rekaman tersebut senada dengan pengakuan istri Harun, Hilda, kala ditemui di kediamannya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dirinya mengungkapkan, suaminya berada di Jakarta, 7 Januari. Info diterima langsung dari Harun.

Kemarin, Ditjen Imigrasi membela diri terkait keterangan sebelumnya. Ia mengklaim, terjadi keterlambatan dalam pemrosesan data perlintasan di Terminal 2 F Bandara Soekarno-Hatta kala Harun kembali.

Sponsored

Sedangkan Yasonna, enggan berkomentar terkait keberadaan Harun. Dirinya melempar ke Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny F, Sompie.

Hingga kini, Harun masih buron. Keberadaan belum terdeteksi. Meski masuk daftar pencarian orang (DPO) dan KPK meminta bantuan Polri untuk menangkapnya.

Hinca melanjutkan, DPR RI menghormati pernyataan Ronny yang mengakui keberadaan Harun di Indonesia. Namun, publik ingin mendapat keterangan resmi dari Kemenkumham.

"Nanti kami tanyakan. Ini ditutupi atau dibuka-buka. Begitu, kan? Karena kita ingin penjelasan resmilah dari Kumham," tutur Sekretaris Jenderal DPP Demokrat itu.

"Kan, enggak mungkin istrinya (Harun Masiku) berbohong. Orang istrinya menerima informasi dari suaminya," tutup Hinca. (Ant)

Berita Lainnya