sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

DPR minta Kemenkes evaluasi penggunaan vaksin AstraZeneca

Jika ditemukan bermasalah, sebaiknya penggunaan vaksin AstraZeneca di Tanah Air dihentikan sementara.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Selasa, 11 Mei 2021 12:29 WIB
DPR minta Kemenkes evaluasi penggunaan vaksin AstraZeneca

Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas KIPI) didesak menjelaskan ke publik penyebab kematian Trio Fauqi (22) pasca suntikan dosis pertama vaksin AstraZeneca. Demikian disampaikan, Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena.

"Segera dicari penyebabnya, dipastikan betul penyebab kematian korban dan segera disampaikan kepada publik mengenai apa yang terjadi," kata Melki kepada Alinea.id, Selasa (11/5).

Menurut Melki, Komisi IX sejak awal sudah memberikan catatan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Komnas KIPI terkait penggunaan vaksin AstraZeneca. Catatan itu terkait kebijakan di beberapa negara Eropa yang tidak lagi menggunakan vaksin AstraZeneca.

"Dengan kejadian meninggalnya seorang pria harus menjadi perhatian serius dari Kemenkes, BPOM, terutama komnas KIPI agar alasan yang betul-betul sesuai data lapangan disampaikan apa adanya kepada publik. Kita menunggu alasan dari tiga badan ini sehingga masyarakat bisa tenang menggunakan AstraZeneca," ujar dia.

Jika ditemukan bermasalah, Melki menyatakan, sebaiknya penggunaan vaksin AstraZeneca di Tanah Air dihentikan sementara. Jangan sampai penggunaannya menimbulkan korban lain dan membuat masyarakat takut menerima vaksin.

"Kalau memang barang ini (vaksin AstraZeneca) masih bermasalah sebaiknya di hold (ditahan) dulu.  Jangan sampai menimbulkan korban berikutnya yang tidak perlu," tegas politikus Partai Golkar ini.

Diketahui, Trio Fauqi meninggal sehari usai menerima suntikan dosis pertama vaksin AstraZeneca di Istora Senayan, Rabu (5/5) lalu.

Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan Satari mengatakan, timnya telah melakukan investigasi bersama Komisi Daerah (Komda) KIPI DKI Jakarta sejak Jumat (7/5) lalu.

Sponsored

Hingga kini, Hindra menilai belum ada bukti kuat yang menunjukkan keterkaitan antara kematian Trio dengan KIPI vaksin AstraZeneca.

Berita Lainnya