sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

DPR minta pemerintah masifkan 3T selain PSBB Pulau Jawa-Bali

Bagi Kurniati, pemerintah mesti melakukan apa pun guna menekan laju penularan Covid-19 karena menjadi tanggung jawabnya.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Rabu, 06 Jan 2021 20:42 WIB
DPR minta pemerintah masifkan 3T selain PSBB Pulau Jawa-Bali
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Pemerintah diminta memasifkan pelaksanaan 3T, yakni tracing (pelacakan), testing (pengetesan), dan treatment (perawatan) selain menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat di Pulau Jawa dan Bali. Tujuannya, menekan laju penularan Covid-19.

"Tidak hanya PSBB, 3T juga harus ditingkatkan oleh pemerintah. Masyarakat tetap harus disiplin protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan)," kata anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati, Rabu (6/1).

Baginya, pemerintah harus melakukan apa pun guna menekan laju penularan Covid-19. Pasalnya, hal itu merupakan tanggung jawab negara.

"Pemerintah harus melakukan segala upaya maksimal untuk menekan angka positif Covid-19. PSBB harus dilakukan sebagai upaya melindungi rakyat dari potensi penularan Covid-19," ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Sementara itu, anggota Komisi IX DPR lainnya, Rahmad Handoyo, mendukung penerapan PSBB secara ketat di Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2021. Alasannya, kondisi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), seperti di rumah sakit, sudah mengkhawatirkan.

"Kondisi rumah sakit sudah cukup mengkhawatirkan. Keterisian ICU di rumah sakit juga mengkawatirkan, maka perlu langkah berani, langkah tegas kepada semua pihak," katanya.

Menurutnya, semua pihak perlu mematuhi kebijakan PSBB mengingat kebijakan itu ditujukan untuk kebaikan masyarakat. "Kalau kita benar-benar bekerja sama, bergotong-royong, menerapkan sungguh-sungguh, saya rasa, kita bisa mengendalikan."

"Intinya, parlemen sangat mendukung yang dilakukan pemerintah ini dan terus akan kita evaluasi kalau ternyata terus menunjukan tren yang negatif perlu ada langkah lagi," imbuh dia.

Sponsored

Pemerintah resmi memberlakukan PSBB di Jawa dan Bali selama dua pekan. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan empat parameter, yakni tingkat kematian di atas rerata nasional 3%, tingkat kesembuhan di bawah nasional 82%, kasus aktif di bawah nasional 14%, dan keterisian tempat tidur isolasi dan ICU RS di atas 70%.

Berita Lainnya