sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

DPRD DKI tuding batas pelabuhan KBN di Marunda picu sengketa

PT KCN terus membangun Pelabuhan Marunda pier II sekalipun bersengketa dengan PT KBN (Persero).

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Selasa, 20 Okt 2020 16:46 WIB
DPRD DKI tuding batas pelabuhan KBN di Marunda picu sengketa

DPRD DKI Jakarta menilai, batas pelabuhan yang sedang dibangun PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) atau KBN menjadi salah satu pemicu badan usaha milik negara (BUMN) itu bersengketa dengan PT Karya Citra Nusantara (KCN). Temuan ini berdasarkan hasil kunjungan panitia khusus (pansus) di lokasi, Selasa (20/10).

"Selama ini kami baru mendapat informasi, gambaran, dan foto-foto saja. Makanya, hari ini kami langsung melihat lokasi untuk mengumpulkan semua data-data yang akan kita dalami lagi," ujar Ketua Pansus KBN DPRD Jakarta, Pandapotan Sinaga, dalam keterangan tertulisnya. 

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini melanjutkan, batas kanal antara Pelabuhan yang dibangun PT KCN dengan lahan PT KBN tidak lengkap. "Terus, pembangunan masih berjalan."

Temuan tersebut akan diperdalam dengan rencana pansus mengonfrontasi keterangan kedua belah pihak dalam waktu dekat. "Minggu depan," ucap dia.

Di sisi lain, Pandapotan sesumbar, pansus akan segera menyusun rekomendasi. Sehingga, sengketa sejak 2015 ini dapat berakhir.

"Kita ingin memberikan win-win solution yang terbaik supaya tidak ada yang dirugikan. Artinya, pihak swasta juga tidak terganggu dia punya investasi, pihak KBN juga tidak terganggu sebagai BUMN kita. Begitu pun pemprov, juga tidak merasa teraniaya dengan perlakuan sepihak yang katanya berkali-kali surat yang dikeluarkan tidak ditaati," tuturnya.

Di lokasi sama, Direktur Utama PT KCN, Widodo Setiadi, mengatakan telah menjelaskan secara detail, bahwa tidak ada tumpang tindih antara lokasi pelabuhan dengan lahan KBN.

"Hari ini kita beritahu batas Laut Jawa, Sungai Blencong, Cakung Drain, dan sisi selatan C-01, bahwa ini dua hal yang berbeda. Kita bangun sisi perairan yang memang untuk pelabuhan, seperti awal tender. Kita tunjukkan, ini loh progresnya, tidak ada tumpang tindih dengan sisi daratnya KBN. Semua jelas karena kita tidak nempel dengan bibir pantai, ada jarak," urainya.

Sponsored

Dia mengklaim, akan terus melakukan pembangunan Pelabuhan Marunda pier II dan III. Dengan begitu, target rampung pada 2024 terealisasi. 

"Pier II tetap dilanjutkan pembangunannya karena kita punya komitmen untuk menunjukkan, bahwa proyek ini harus selesai. Target kami tiga sampai empat tahun lagi seluruhnya selesai karena ini pembangunan yang berkelanjutan, bersimultan," tandasnya.

Dermaga Pelabuhan Marunda pier I telah selesai dibangun. Sedangkan pier II baru mencapai 35% dan pier III belum dilakukan pembangunan.

Berita Lainnya