sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

DPRD kian mantap bentuk Pansus Banjir Jakarta

Dewan semakin teguh usai inspeksi ke lima rumah pompa.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Senin, 13 Jan 2020 17:38 WIB
DPRD kian mantap bentuk Pansus Banjir Jakarta

DPRD DKI Jakarta kian mantap membentuk Panitia Khusus (Pansus) Banjir. Lantaran banyak rumah pompa bermasalah.

"Melihat ada masalah ini, kami makin kuat niatnya mencari solusi pada permasalahan banjir di Jakarta," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, Basri Baco, kala inspeksi rumah pompa Teluk Gong, Jakarta, Senin (13/1).

Dicontohkannya dengan rumah pompa Teluk Gong. Posisinya sejajar dengan alas. Takbisa dimanfaatkan kala banjir pada awal 2020. Lantaran terendam hingga setengah meter.

Kapasitas pompa, menurut dia, juga tergolong kecil. Setiap mesin hanya 1.000 liter per detik.

"Teluk Gong jadi PR (pekerjaan rumah) besar kita. Tapi, ini adalah cermin kecil dari seluruh pompa yang ada di DKI Jakarta," ujarnya.

"Perlu lembaga, wadah yang kita tugaskan khusus menelusuri, mencari. Supaya ada konsep penanggulangan banjir di Jakarta. Makanya, harus ada pansus," tuturnya.

Baco melanjutkan, inspeksi ke rumah pompa Teluk Gong sebagai langkah awal mengumpulkan fakta dan data tentang banjir Ibu Kota. Temuan tersebut kemudian dievaluasi.

Dirinya sesumbar, dewan tengah mempersiapkan secara matang Pansus Banjir. Sebelum diajukan kepada pimpinan.

Sponsored

"Hari ini atau besok (Selasa, 14/1), sudah mulai. Semua fraksi sudah mulai teken hari ini. Mudah-mudahan (dalam) 1-2 hari, kita ajukan ke pimpinan," ucapnya.

"Terserah pimpinan mau bikin apa. Kewajiban kami mengajukan," kata dia.

Dewan juga sempat meninjau rumah pompa di empat lokasi lain. Seperti Kali Item, Sunter Selatan, Grogol, dan Cideng.

Jakarta dilanda banjir karena hujan deras pada 31 Desember 2019-1 Januari 2020. Mengakibatkan 158 titik bah di 38 kecamatan.

Bencana pun memaksa sebanyak 31.232 jiwa mengungsi. Tersebar di 269 lokasi pengungsian.

Seminggu berselang, banjir tersisa di Semanan. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Selasa (7/1), pukul 07.00, sebanyak 137 kepala keluarga atau 546 jiwa masih mengungsi di lima titik.

Hingga kini, wacana Pansus Banjir Jakarta didukung tujuh fraksi. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, NasDem, Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Kebangkitan Bangsa-Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sementara, Fraksi Gerindra memastikan, takkan mendukung langkah tersebut. Pertimbangannya, sarat politik.

"Tim pansus ini, kan, 'genit-genitnya' saja. Politik," kata Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jakarta, Syarif, di kantornya, Jumat (10/1).

Berita Lainnya